Lebak (ANTARA) - Stok beras di Perum Cabang Bulog Kabupaten Lebak dan Pandeglang, Banten, melimpah hingga 25 ribu ton sehingga memenuhi ketersediaan konsumsi masyarakat di dua daerah itu.
"Kami mengapresiasi persediaan beras itu melimpah dan memenuhi ketersediaan pangan masyarakat," kata Anggota DPR Ali Zamroni saat mengunjungi Perum Bulog Lebak-Pandeglang, di Lebak, Selasa.
Selama ini, lanjutnya, persediaan beras untuk konsumsi masyarakat Kabupaten Lebak dan Pandeglang relatif aman.
Baca juga: Harga beras SPHP tak naik, tapi pembelian maksimal 5 pak
Berdasarkan data dari Perum Cabang Bulog Lebak-Pandeglang untuk persediaan beras hingga kini tercatat 25 ribu ton.
"Saya kira persediaan beras sebanyak itu relatif aman dan mencukupi kebutuhan konsumsi masyarakat untuk satu tahun ke depan," kata politisi Gerinda itu.
Kepala Perum Cabang Bulog Lebak-Pandeglang M Syaukani mengatakan perusahaannya hingga kini terus mengoptimalkan penyerapan gabah dari petani guna menjaga ketersediaan pangan.
Penyerapan gabah hasil panen tersebut dapat meningkatkan pendapatan ekonomi petani dari penjualan gabah kering pungut (GKP) sesuai harga patokan pemerintah (HPP) Rp6.500 per kilogram.
"Kami meyakini harga gabah sebesar itu dipastikan dapat meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga petani," katanya.
Baca juga: Bulog salurkan beras dan minyak untuk warga miskin Lebak
Pewarta: Mansyur suryanaEditor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026