Serang (ANTARA) - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banten bekerjasama dengan Komisi V DPR RI menggelar Workshop Pemberdayaan Masyarakat di kawasan Carita, Kabupaten Pandeglang, Rabu.
Kegiatan ini ditujukan untuk memperkuat kesiapsiagaan masyarakat pesisir dalam menghadapi potensi bencana alam.
Anggota Komisi V DPR RI Drs Ahmad Fauzi dalam keterangannya diterima di Kota Serang, menegaskan pentingnya edukasi kebencanaan sebagai langkah mitigasi.
Menurutnya, wilayah Pandeglang yang termasuk rawan bencana membutuhkan masyarakat yang sadar risiko dan mampu bertindak cepat.
“Wilayah Pandeglang termasuk rawan bencana, jadi masyarakat harus dibekali pengetahuan dan keterampilan dasar agar bisa menyelamatkan diri dan orang lain,” ujar Fauzi.
Baca juga: Satlinmas Kota Tangerang dilatih penanggulangan bencana
Sementara itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten Al Amrad, menjelaskan bahwa pelatihan ini dirancang sebagai bentuk pemberdayaan warga, mengingat merekalah yang paling pertama berada di lokasi saat bencana terjadi.
“Kita berikan pelatihan mulai dari teori hingga praktik lapangan. Karena yang paling pertama di lokasi saat bencana itu biasanya masyarakat sendiri,” ujar Amrad.
Materi pelatihan meliputi pengenalan peran Basarnas, manajemen bencana, bantuan hidup dasar (BHD), teknik pemindahan darurat, pemindahan, hingga prosedur evakuasi mandiri. Untuk meningkatkan kesiapan mental dan teknis, peserta juga mengikuti simulasi langsung di lapangan.
Peserta workshop berasal dari berbagai unsur masyarakat pesisir, relawan, dan aparat desa dari wilayah-wilayah yang dinilai rawan bencana. Mereka diharapkan mampu menjadi agen penyelamat di lingkungannya masing-masing, sekaligus menyebarluaskan pengetahuan yang didapat kepada warga lainnya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya terpadu pemerintah dan legislatif dalam memperkuat kapasitas masyarakat menghadapi kondisi darurat, khususnya di kawasan dengan tingkat kerentanan bencana tinggi seperti Pandeglang.
Baca juga: BPBD Lebak ingatkan warga untuk waspadai cuaca buruk
