Serang (ANTARA) - Sean Gelael dan tim United Autosports 95 telah menjalani dua prosesi awal balapan 24 Hours of Le Mans yang dimulai Scrutineering Jumat (6/6) dan Test Day pada Minggu dilewatinya bersama rekan setimnya, Marino Sato (Jepang) dan Darren Leung (Inggris) di kelas LMGT3 dengan mobil McLaren 720S GT3.
Ketiga pembalap ini bertekad untuk memberikan penampilan istimewa di balapan yang istimewa pula. Mereka pernah tampil bagus pada putaran pembuka FIA World Endurance Championship (WEC) di Qatar, tapi lalu tak bernasib baik di Imola (Italia) dan Spa-Francorchamps (Belgia).
Test Day adalah sesi latihan ekstra yang biasa diberikan kepada semua pembalap dan tim untuk race berdurasi 24 Jam. Pada sesi awal yang berdurasi tiga jam, United Autosports 95 tak bisa memaksimalkan kesempatan karena mobil tidak siap pakai sejak awal. Makanya, Marino pun baru bisa membuat waktu terbaik persis di akhir sesi.
Marino membuat 3:58.938 dan menempatkan United Autosports 95 di P9. Waktu tercepat pada sesi pagi itu dibuat oleh tim Akkodis ASP Team 87 dengan 3:57.109.
Baca juga: Sean Gelael bersama tim Paradine Competition 991 finis P6 di Monza
Pada sesi sore giliran Sean yang membuat catatan tercepat buat United Autosports 95. Dia pun memperbaiki waktu yang dibuat oleh Marino, menjadi 3:58.647. Walau begitu, posisi keseluruhan menurun, menjadi P13, karena tim-tim lain mempertajam waktu mereka. Tim Akkodis ASP Team 87 kembali tercepat dengan 3:55.276.
Dari dua sesi ini terlihat bahwa United Autosports 95 tidak mementingkan waktu cepat. Mereka lebih mengutamakan pendekatan konsistensi lap time. Balapan 24 Jam memang sangat membutuhkan hal tersebut.
"Kembali, saya datang ke Le Mans setelah melewati balapan yang diwarnai kecelakaan seperti tahun lalu. Dan kali ini pun kami ingin hasil terbaik seperti tahun lalu. Apalagi terakhir kali mobil McLaren menang di Le Mans adalah bersama pembalap Jepang, di mana kami memilikinya tahun ini," ujar Sean, Brand Ambassador Pertamax Turbo dalam keterangan resminya.
Baca juga: Ashley Sutton temani Sean Gelael dan Darren di balapan Monza
Tepat 30 tahun lalu pada 1995 mobil McLaren menang di Le Mans bersama trio pebalap JJ Lehto (Finlandia), Yannick Dalmas (Prancis), dan Masanori Sekiya (Jepang). Akan menjadi istimewa lagi apabila ucapan Sean bahwa pembalap Jepang berikut bisa mengulang sejarah dengan mempersembahkan kemenangan lagi bagi McLaren, kali ini bersama dirinya dan Darren.
Race 24 Hours of Le Mans disiarkan langsung secara livestreaming di kanal youtube KUY Entertainment dengan start pada Sabtu (15/6) pada pukul 21.00 WIB. Program tersebut adalah persembahan dari KFC, Pertamax Turbo, Telkomsel, MIND ID, dan Bank Aladin Syariah.
Baca juga: Sean Gelael gagal finis Sirkuit Spa usai disodok Matteo Cairoli
