Serang (ANTARA) - Kementerian Sosial (Kemensos) melalui Sentra Galih Pakuan menyalurkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) kepada orang tua siswa Sekolah Rakyat (SR) di Kota Serang, Banten, sebagai upaya pemberdayaan ekonomi keluarga.
Kepala Sentra Galih Pakuan, Dian Bulansari di Serang, Rabu, mengatakan penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari program komprehensif untuk memastikan keberlangsungan pendidikan anak sekaligus kemandirian orang tua.
"Anaknya disekolahkan, orang tuanya diberikan bantuan, sehingga harapannya ke depan lebih mandiri. Untuk hari ini, bantuan dikhususkan bagi 48 orang tua siswa berupa perlengkapan rumah tangga," katanya.
Dian menjelaskan total bantuan yang disalurkan pada tahap pertama ini mencapai Rp144 juta yang terdiri atas 12 item keperluan dapur dan sarana kamar, seperti kasur, lemari, kompor, dan tabung gas. Bantuan tersebut diberikan berdasarkan hasil asesmen kebutuhan oleh pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).
Baca juga: Gubernur Andra Soni instruksikan jajaran tangani anak putus sekolah
Selanjutnya, pada tahap kedua yang direncanakan Maret mendatang, Kemensos akan menyalurkan bantuan kewirausahaan kepada 36 orang tua siswa lainnya dengan nilai stimulan sebesar Rp3 juta hingga Rp3,5 juta per orang.
"Bantuan kewirausahaan ini diberikan bagi mereka yang sudah memiliki embrio usaha, seperti ternak kambing, ayam, usaha bakso, hingga sembako, agar usaha mereka bisa lebih berkembang," ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Serang Budi Rustandi mengapresiasi dukungan pemerintah pusat dalam memperkuat fasilitas bagi warga tidak mampu. Ia menegaskan bantuan ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto agar seluruh anak Indonesia mendapatkan akses sekolah yang layak.
"Ini adalah kerja kolaborasi pemerintah pusat dan daerah untuk mendukung warga tidak mampu. Bukan hanya anaknya yang difasilitasi sekolahnya, tapi orang tuanya juga didorong agar mandiri secara ekonomi," pungkasnya.
Baca juga: Pemkot Serang matangkan lahan untuk Sekolah Rakyat
Pewarta: Desi Purnama SariEditor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026