Kegiatan aksi gerakan kebersihan ditujukan untuk memperingati "World Clean Up Day" atau hari kebersihan dunia
Lebak (Antaranews Banten) - Mahasiswa Kabupaten Lebak, Provinsi Banten menggelar aksi bersih lingkungan guna mewujudkan keindahan dan kenyamanan Kota Rangkasbitung.
     
"Kegiatan aksi gerakan kebersihan ditujukan untuk memperingati "World Clean Up Day" atau hari kebersihan dunia," kata Ketua Pelaksana Paguyuban Mahasiswa Lebak Dewi Khairiyah di Rangkasbitung, Sabtu.
     
Aksi tersebut, selain diikuti mahasiswa juga pelajar, dan masyarakat dengan jumlah  600 orang dan dipusatkan di ruas  jalan protokol Kota Rangkasbitung.
     
"Jalan protokol letaknya berada dijantung kota, sehingga harus terlihat bersih, indah dan nyaman," kata Dewi.
     
Menurut dia kalau  melihat kota  bersih, indah dan nyaman tentu investor akan tertarik untuk menanamkan modalnya di Kabupaten Lebak. Investor  bisa saja membuka sektor perhotelan, perdagangan, hingga perumahan.
     
"Saya kira kebersihan itu tentu membawa dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat," katanya menjelaskan.
     
Menurut Dewi, kegiatan bersih-bersih  itu dilaksanakan  di tiga titik jalan protokol antara lain pertama titik Jalan Multatuli - Sunan Bonang - Hardiwinangun. Selanjutnya, kedua titik Jalan Perjuangan, Ir.  Juanda dan ketiga titik Rancalintah serta Kapugeran.
     
"Kami berkomitmen kegiatan kebersihan itu nantinya akan dijadikan agenda rutin untuk menjaga Kota Rangkasbitung bersih, indah dan nyaman," katanya.
     
Sementara itu, Asisten Pemerintahan Kabupaten Lebak Alkadri mengatakan pihaknya menyambut positif mahasiswa, pelajar dan masyarakat sangat peduli terhadap kebersihan.
     
Selama  ini, limbah sampah di Kabupaten Lebak sebanyak 634.906 kilogram per hari atau 231.740 ton per tahun.
     
Namun, pemerintah daerah hanya mampu menangani sekitar 50 ton per hari.
     
Saat ini, kata dia, masih banyak masyarakat membuang sampah sembarangan.
     
"Kami berharap semua elemen masyarakat memiliki tanggung jawab terhadap limbah sampah dengan tidak membuang sembarangan," katanya.

Pewarta: Mansyur
Editor : Ganet Dirgantara

COPYRIGHT © ANTARA 2026