"Pada 2010, pemerintah memogramkan penanaman pohon satu miliar, saya minta seluruh masyarakat Pandeglang ikut aktif menyukseskan kegiatan tesebut," katanya di Pandeglang, Minggu.
Menurut dia, program penanaman pohon harus didukung karena sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia. Dengan menanam pohon maka lahan kritis bisa dihijaukan kembali.
Sebagai bentuk dukungan terhadap program tersebut, bupati meminta agar warga membiasakan menanam pohon pada setiap lahan kosong, baik di perkarangan rumah maupun perkebunan.
"Biasakan menanam pohon di mana saja, baik di perkarangan maupun di kebun. Dengan menanam selain akan menghijaukan lahan juga manfaatkan bisa dinikmati," katanya.
Jika masyarakat menanam jenis pohon berbuang, maka dalam beberapa tahun ke depan akan menikmati buahnya, dan kalau yang ditam itu jenis pohon kayu seperti albazia maka warga juga bisa memanfaatkan kayu untuk berbagai kebutuhan.
Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten Tata Nanzar menjelaskan, kegiatan penghijauan pada lahan kritis di daerah itu akan terus dilakukan dan untuk 2010 dilaksanakan melalui program tanam satu miliar yang dicangkan pemerintah.
"Setiap tahun kita terus melakukan penghijuan dengan melibatkan berbagai eleman termasuk masyarakat. Tahun ini akan dilakukan yang pelaksanaannya dijadwalkan pada Oktober 2010," katanya.
Luas lahan kritis yang ada di daerah itu mencapai 52 ribu ha dan 42 ribu ha di antaranya merupakan daerah aliran sungai (DAS).
Mengenai kegiatan penanaman pohon, menurut dia, untuk pada 2009 realisasi penanaman pohon di Pandeglang melebihi target yang ditetapkan.
"Selama 2009 kita manargetkan penanaman pohon sebanyak 2,5 juta batang melalui program 'one man one tree', dan hingga akhir tahun jumlah pohon yang ditanam mencapai 2,937 juta batang," katanya.
Dari total pohon yang telah ditanam itu, kata dia, sebanyak 200 ribu batang di antaranya bantuan dari Balai Pusat Daerah Aliran Sungan (BP DAS), 190 ribu dari Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Pandeglang, 600 ribu batang stackholder, dan sisanya swadaya masyarakat.
Jenis tanaman bantuan dari BP DAS di antaranya albazia sebanyak 20 ribu batang, mahoni 37 ribu batang, gemelia 35 ribu batang dan massopulai 28 ribu batang serta pulai 25 ribu batang.
Sedangkan dari Distanbun seperti kakao, cengkih dan jenis tanaman perkebunan lainnya, dari stackholder dan swadaya masyarakat sebagian besar albazia.
"Dengan banyaknya pohon yang ditanam itu, saya optimistis dalam lima tahun ke depan Pandeglang akan menjadi penghasil kayu, karena pohon yang ditanam saat ini akan bisa di penen setelah usianya lima tahun," katanya. (*)
Editor :
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.