Lebak (ANTARA) - Program pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Lebak, Banten ditargetkan rampung akhir Agustus 2026 sebanyak 262 unit tersebar di 104 desa dan kelurahan di daerah itu.
Kepala Seksi Perumahan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Lebak Adang Sutarya di Lebak, Selasa, mengatakan perbaikan RTLH sebanyak 262 unit rumah itu mendapat dukungan program Bantuan Stimulan Rumah Swadaya (BSRS) bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) setempat.
Pelaksanaan pembangunan RTLH itu dikerjakan dari Juni 2026 sesuai kontrak kerja, dan ditargetkan rampung akhir Agustus mendatang.
Menurut dia, saat ini pembangunan RTLH sudah mencapai 90 persen yang sudah selesai dan mereka pemilik rumah telah menempatinya.
"Kami meyakini sisa10 persen dari program RTLH rampung akhir Agustus 2026," kata Adang.
Baca juga: Tahun ini, Pemkab Lebak programkan bedah 1.122 rumah
Menurut dia, program RTLH yang mendapatkan bantuan program BSRS Rp5,3 miliar untuk 262 unit rumah, dengan setiap rumah mendapatkan dana stimulan Rp20 juta.
Dari Rp20 juta itu, di antaranya Rp17,5 juta untuk keperluan membeli material bangunan dan Rp2,5 juta biaya tukang.
Pengalokasian dana tersebut,kata dia, tentu tidak mencukupi untuk pembangunan RTLH, sehingga pelaksanaan pekerjaanya melibatkan keswadayaan atau gotong royong masyarakat setempat.
"Kami mengapresiasi keswadayaan dan kemandirian serta gotong royong masyarakat cukup tinggi untuk pembangunan RTLH itu," katanya menjelaskan.
Baca juga: Pemkab Serang benahi kawasan kumuh di lima wilayah prioritas
Ia mengatakan, masyarakat yang mendapatkan bantuan program tersebut dari keluarga yang masuk kategori desil 1 dan desil 4 sesuai data Kementerian Sosial.
Berdasarkan data jumlah rumah warga yang tidak layak huni di Kabupaten Lebak di atas 40 ribu unit.
Kebijakan Bupati Lebak Hasbi Asyidiki setiap tahun dialokasikan program RTLH bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang tak mampu membangun rumah.
"Kami berharap masyarakat yang mendapatkan bantuan program RTLH itu bisa hidup sejahtera dan nyaman serta sehat," katanya.
Baca juga: Pemkab Serang siapkan skema relokasi 136 rumah di bantaran irigasi
Pewarta: Mansyur suryanaEditor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.