Pemerintah Kabupaten Lebak, Banten melaksanakan gerakan pasar murah (GPM) sejumlah komoditas bahan pokok guna meningkatkan daya beli masyarakat dan mengendalikan inflasi di daerah itu.

"Kami melaksanakan GPM hari ini di depan Kantor Kecamatan Wanasalam dan dipadati masyarakat," Kepala Bidang Distribusi dan Sumberdaya Pangan Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kabupaten Lebak Tubagus Sonip di Lebak, Kamis.

Kegiatan GPM tersebut dengan menjual sejumlah komoditas bahan pokok dan harganya dipastikan lebih murah dibandingkan harga di pasaran.

Baca juga: Tekan inflasi, Pemkab Lebak gencar lakukan GPM dan OP

Untuk komoditas tepung terigu dijual Rp10.000/ kilogram (kg) dengan kuota 100 kg, gula putih Rp17.000/kg kuota 100 kg, beras Rp14.400/kg kuota 1.000 kg, minyak goreng Rp15.500/ liter kuota 780 liter, dan telur Rp27.000/kg kuota 100 kg.

Begitu juga bawang merah Rp45.000 kuota 120 kg, bawang putih Rp32.000 kuota 60 kg, cabai rawit Rp90.000 kuota 60 kg dan daging kerbau beku Rp115.000 kuota 100 kg.

"Kami mengoptimalkan GPM di 28 kecamatan guna mengendalikan harga bahan pokok kembali stabil," katanya menjelaskan.

Baca juga: Pemkot Tangerang siapkan operasi pasar jelang Idul Adha

Menurut dia, pelaksanaan GPM itu dihadiri ribuan masyarakat dan mereka mengantri dengan tertib.

Warga yang mengantre itu terlayani karena persediaan bahan pokok melimpah yang melibatkan Perum Bulog, Kementerian Perdagangan, Dinas Pertanian, Dinas Peternakan, dan pelaku usaha micro kecil dan menengah (UMKM).

"Kami menjamin semua pembeli itu terlayani dengan baik, karena persediaan bahan pokok terpenuhi," kata Sonip.

Sementara itu, Usman, seorang warga Wanasalam Kabupaten Lebak mengaku dirinya cukup terbantu adanya kegiatan GPM, karena harga bahan pokok lebih murah dibandingkan di pasaran.

"Kami hanya membeli Rp100 ribu terdiri dari telur, minyak goreng, terigu, gula putih, bawang putih," katanya.

Baca juga: Pemkot Tangerang siapkan operasi pasar jelang Idul Adha

Pewarta: Mansyur suryana

Editor : Bayu Kuncahyo


COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2026