Banjir melanda sejumlah ruas jalan protokol di Kota Serang, Provinsi Banten, pada Sabtu akibat saluran air atau drainase tersumbat.

"Rata-rata karena drainase dan saluran irigasi yang bermasalah. Mulai dari tersumbat hingga kecil sehingga volume airnya tidak seimbang dan meluap," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang, Diat Hermawan di Kota Serang.

Dia mengatakan, akibat tersumbat dan terlalu kecil, air pun meluap ke sebagian permukiman warga. "Saluran irigasi yang terlalu kecil sehingga tidak bisa menampung lebih banyak volume air sehingga meluap," katanya.

Namun kini semua yang terdampak banjir sudah berangsur surut. Pihaknya tetap mengimbau kepada masyarakat dan anggota tim Kelurahan Tangguh Bencana (KTB) untuk siap siaga terutama warga yang tinggal di daerah aliran Sungai Cibanten.

Baca juga: Polres Serang tangkap pelaku pencabulan pada anak di bawah umur
 
Seorang warga Kelurahan Kaligandu, Kecamatan Serang, Aam Setiawan mengatakan, genangan sering kali terjadi ketika hujan deras.
 
"Di sini kalau hujan pasti selalu banjir. Banyak genang air kaya' gini," ujarnya.
 
Menurut dia, hujan yang mengguyur Kota Serang ini berlangsung lama, yakin pada pukul 10.00 hingga15.00 WIB. Buruknya saluran aliran mengakibatkan air meluap ke jalanan.

Setidaknya ada empat ruas jalan yang tergenang, yakni Panancangan (Kelurahan Cipocok Jaya), Jalan Raya Serang-Petir dan Kelurahan Unyur serta Jalan Trip Jamaksari (Kota Serang).Baca juga: Bawaslu Serang gelar apel siaga Pemilu 2024 di Pantai Anyer
 

Pewarta: Desi Purnama Sari

Editor : Bayu Kuncahyo


COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2023