Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memiliki sekitar 2.135  ton beras dari cadangan pangan daerah untuk mengantisipasi kerawanan pangan yang disebabkan kekeringan karena dampak El Nino maupun kemiskinan ekstrem.

"Cadangan pangan yang kita miliki sebanyak 2,135 ton hingga  2.140 ton. Ada di gudang Bulog saat ini," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Penyuluh (DKPP) Provinsi Banten, Aan Muawanah di Serang, Kamis.

Ia mengatakan, selain cadangan pangan yang ada saat ini, Pemprov Banten juga akan menambah persediaan dengan membeli sekitar 1.100 ton beras yang anggarannya bersumber dari APBD Banten 2023.

"Khawatir tidak mencukupi, kita juga akan menambah stok sekitar 1.100 ton," katanya.

Baca juga: BPBD petakan 415 desa/kelurahan di Banten rawan terdampak El Nino

Menurut dia, beras tersebut saat ini sebagian sudah disalurkan bagi masyarakat yang sudah terdata yang masuk dalam kategori kemiskinan ekstrem.

"Kita sudah kemas masing-masing 10 kilogram. Kita bagikan pada masyarakat yang berhak menerima," katanya menambahkan.

Selain penanganan kemiskinan ekstrem, beras tersebut juga disiapkan untuk mengantisipasi masyarakat petani yang terkena dampak kekeringan akibat El Nino.

"Kalau di Banten kondisinya rendah menuju sedang atau moderat. Mudah-mudahan tidak berdampak," katanya.

Apalagi, kata dia, beberapa daerah di Banten pada periode Juli-Agustus 2023 ini akan melaksanakan panen sawah, sehingga persediaan pangan bisa bertambah.

"Untuk saat ini ketersediaan pangan di Banten cukup aman " katanya menegaskan.

Pihaknya juga saat ini sedang menggalakkan gerakan pangan murah, sebagai salah satu langkah juga untuk mengantisipasi kerawanan pangan. Gerakan pangan murah tersebut dengan mendatangi lokasi-lokasi keramaian untuk menjual pangan murah terutama beras.

"Kami juga buka toko pangan murah yang kami kelola. Jelas harganya beda dengan harga pasar. Sebagai contoh, kemarin harga daging ayam di pasaran Rp40 sampai Rp42 ribu, kami bisa jual Rp35 ribu per kilo," pungkas Aan Muawanah.

Baca juga: BPBD Banten sosialisasikan Destana untuk mitigasi bahaya bencana
Baca juga: Untuk atasi krisis air bersih, PMI Sukabumi siagakan truk tangki
 

Pewarta: Mulyana

Editor : Bayu Kuncahyo


COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2023