Tangerang (ANTARA) - Wakil Wali Kota Sachrudin menuturkan pembinaan terhadap atlet sepakbola usia muda harus terus dilakukan secara berkesinambungan agar ketrampilan mereka tetap terpantau.
"Supaya bibit muda sepakbola Kota Tangerang bisa terus berkembang," ucap Sachrudin dalam penutupan kejuaraan sepakbola Liga Remaja Askot PSSI Kota Tangerang Tahun 2019 yang mempertandingkan 3 kategori usia diantaranya U-13, U-15, dan U-17 yang berlangsung di Stadion Benteng, Jl. TMP Taruna.
Kejuaraan yang digelar sejak tanggal 25 Agustus hingga 26 Oktober 2019 tersebut diikuti sebanyak 31 klub dari tiga kategori usia dengan mempertandingkan sebanyak 94 laga yang memperebutkan hadiah berupa piala Walikota Tangerang.
Dengan adanya kompetisi usia muda ini, kata Wakil Wali Kota, dapat memacu semangat dari para pelajar dan generasi muda untuk terus menunjukkan kualitas serta bakat yang dimiliki.
"Sepakbola diharapkan bisa menjadi sarana olahraga rekreasi dan juga prestasi. Buktikan bahwa sepakbola adalah olahraga yang damai dan mempersatukan masyarakat," kata Sachrudin.
Sachrudin juga mengharapkan agar pemain sepakbola yang juara tidak kendur semangat untuk berlatih, tetapi tetap berjuang untuk bisa bermain di kompetisi yang lebih tinggi. "Semoga bisa menjadi pemain nasional bahkan bisa bermain di liga luar negeri," katanya.
Hasil kompetisi, untuk kategori U-13 juara I diraih oleh klub FU15, juara kedua diraih oleh Garuda Junior dan klub BMIFA pada urutan ketiga. Juara I kategori U-15 diraih oleh BMIFA kemudian Salfas FC dan Putra Tangerang Muda di urutan kedua dan ketiga. Sedangkan untuk U-17, juara I diraih oleh PS Pemda, juara II Salfas FC dan BIFA Fc di posisi ketiga.
Juara untuk kategori U-13 dan U-15 akan mewakili Kota Tangerang dalam kejuaran di tingkat Provinsi Banten, sedangkan juara kategori U-17 akan mengikuti talent scouting oleh klub Persikota dan berkesempatan bergabung dengan Persikota untuk mengikuti Piala Soeratin U-17.*