Lebak (ANTARA) - Kementerian Perhubungan menutup permanen perlintasan sebidang Jalur Perlintasan Langsung (JPL) 183 di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, Jumat (4/9) demi keselamatan masyarakat, karena posisinya berdekatan dengan Stasiun Rangkasbitung.
Kepala Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Jakarta Kementerian Perhubungan Ferdian Suryo Adhi Pramono di Lebak, Jumat, mengatakan penutupan perlintasan sebidang JPL 183 karena telah dioperasikan jembatan penyeberangan orang (JPO) untuk akses masyarakat.
Pembangunan JPO tersebut satu kawasan dengan Stasiun Rangkasbitung dan bisa digunakan untuk pejalan kaki maupun pedagang.
Baca juga: KAI Daop 1 Jakarta tutup 31 perlintasan liar sepanjang semester I
Masyarakat yang mengakses JPO bisa membawa barang dagangan, termasuk gerobak melintasinya.
"Kami berharap dengan penutupan JPL 183 itu, arus perjalanan KA berjalan lancar," katanya menjelaskan.
Sementara itu, sejumlah masyarakat Rangkasbitung Kabupaten Lebak mengatakan harus melintasi JPO setelah perlintasan sebidang JPL 183 ditutup permanen.
Perlintasan sebidang JPL 183 sebelumnya menghubungkan ruas Jalan Hardiwinangun dan Sunan Tirtayasa menuju kawasan Pasar Rangkasbitung.
"Kami senang melintasi JPO dengan areal menuju Stasiun Rangkasbitung," kata Rohman, warga Rangkasbitung, Lebak .
Baca juga: Belajar dari insiden Malabar, KAI ingatkan pentingnya disiplin perlintasan
Pewarta: Mansyur suryanaEditor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.