Tangerang (ANTARA) - Gubernur Banten Andra Soni mengatakan penetapan Provinsi Banten sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII 2032 bersama Provinsi Lampung diyakininya mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui peningkatan omset usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

"Akan banyak dampak positif setelah ditetapkannya Banten sebagai tuan rumah PON 2032 mendatang. Ini akan menjadi ajang promosi bagi pariwisata daerah sehingga terjadi peningkatan kunjungan wisata," kata Andra Soni dalam keterangannya di Tangerang, Jumat.

Perlu diketahui Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) telah resmi menetapkan Provinsi Banten sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII 2032 bersama Provinsi Lampung.

Penetapan itu dilaksanakan pada rapat pleno Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa (Musornaslub) KONI 2026 di Hotel Pullman Central Park, Jakarta, Kamis (21/5).

Baca juga: Banten dan Lampung ditetapkan jadi tuan rumah PON 2032

Penetapan Provinsi Banten sebagai tuan rumah tertuang dalam Surat Keputusan (SK) KONI Pusat Nomor 05/Musornaslub/2026 tentang Penetapan Hasil Pemilihan Tuan Rumah Pelaksanaan PON XXIII Tahun 2032.

Andra menambahkan, olahraga bukan hanya urusan prestasi dan atlet tapi keterlibatan seluruh pihak dalam rangka peningkatan prestasi olahraga di Provinsi Banten khususnya menyukseskan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto di bidang olahraga.

“Karena kemajuan olahraga daerah akan meningkatkan daya saing wilayahnya,” ujar dia.

Baca juga: Fasilitas lengkap, Banten layak gelar PON 2032

Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman dalam keterangannya mengatakan Provinsi Banten sangat layak menjadi tuan rumah PON XXIII setelah melalui proses yang cukup panjang, termasuk proses visitasi yang dilakukan oleh TPP ke sejumlah calon venue dan fasilitas lainnya yang akan dimanfaatkan.

Menurut Marciano, kesimpulan dari seluruh yang didatanginya, Provinsi Banten memenuhi syarat dilihat dari sisi venue. Hal itu didukung oleh ketersediaan akomodasi dan hotel yang tersebar di seluruh venue.

“Tidak terpusat di satu daerah venue, tapi tersebar sampai ke Tanjung Lesung itu tersedia. Kemudian ketersediaan sarana kesehatan juga sangat mendukung,” katanya.

Ketua KONI Provinsi Banten Agus Rasyid juga mengaku bersyukur akhirnya Provinsi Banten ditetapkan sebagai tuan rumah PON XXIII tahun 2032. Menurut Agus, penetapan ini merupakan sejarah baru sejak Provinsi Banten terbentuk.

“Ini merupakan dukungan semua pihak, termasuk dari Gubernur Banten Bapak Andra Soni yang begitu konsisten mendorong agar Banten menjadi tuan rumah PON XXIII,” ujar dia.

Baca juga: Banten siapkan 44 arena untuk tuan rumah PON XXIII



Pewarta: Achmad Irfan
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026