Lebak (ANTARA) - Perum Bulog Devisi Regional Lebak-Pandeglang menjamin stok beras untuk kebutuhan konsumsi masyarakat di daerah itu relatif aman selama Ramadhan dan Lebaran 1447 Hijriah/2026.

"Kita memiliki persediaan beras di gudang sebanyak 30 ribu ton," kata Kepala Perum Bulog Divre Lebak-Pandeglang M Syaukani di Lebak, Banten, Jumat.

Persediaan beras sebanyak 30 ribu ton, selain sisa tahun lalu juga penyerapan hasil panen petani di wilayah Kabupaten Lebak dan Pandeglang, lanjutnya.

Penyerapan hasil panen tersebut guna membantu ekonomi petani dengan menampung gabah sesuai Harga Patokan Pemerintah (HPP) Rp6.500 per kilogram (kg) juga untuk memenuhi ketersediaan pangan.

Baca juga: Cek stok beras, Penasihat presiden tinjau Gudang Bulog DKI Banten

Saat ini, ia mengatakan persediaan beras sebanyak 30 ribu ton itu sebagai cadangan pangan pemerintah (CPP) dan program beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP).

Selama ini, ia mengatakan kondisi beras itu disimpan di gudang milik Bulog dengan baik.

"Kami meyakini persediaan beras selama Ramadhan dan Lebaran relatif aman, bahkan mencukupi dua tahun ke depan untuk kebutuhan konsumsi masyarakat," katanya menjelaskan.

Baca juga: Cabai rawit tembus Rp90 ribu, Pemkot Cilegon siapkan operasi pasar

Menurut dia, perum Bulog juga bersama pemerintah daerah setempat menggelar pasar murah untuk memenuhi ketersediaan pangan masyarakat.

Selain itu juga Perum Bulog melakukan pendistribusian program beras SPHP ke toko-toko pengecer di Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang.

Pendistribusian program beras SPHP itu dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp12.500/kg

"Kami berharap beras SPHP dapat menstabilkan harga beras di pasaran," katanya.

Baca juga: Pemkab Serang salurkan 62 ton beras untuk korban banjir



Pewarta: Mansyur suryana
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026