Lebak (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, Banten meminta masyarakat di daerah itu mengoptimalkan gotong royong untuk pencegahan kasus penyakit demam berdarah dengue (DBD).
"Kami meyakini kegiatan gotong royong dengan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan mengubur, menimbun, serta menutup (3M) barang bekas serta pemberian abate di bak mandi akan mampu memutus mata rantai penularan kasus DBD," kata Kepala Seksi Pemberantasan dan Pencegahan Penyakit Menular Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak Rohmat di Rangkasbitung, Lebak, Banten, Senin.
Dinkes Kabupaten Lebak terus berupaya melakukan pencegahan kasus DBD dengan mengajak masyarakat agar mengoptimalkan gotong royong.
Baca juga: Satu orang meninggal akibat DBD di Kota Serang
Saat ini, jumlah kasus DBD tercatat dari Januari sampai Juli 2025 sebanyak 543 orang tersebar di 39 puskesmas dan tertinggi Puskesmas Rangkasbitung 63 orang dan Puskesmas Malingping 42 orang.
Sedangkan, empat puskesmas nol persen kasus DBD antara lain Puskesmas Cisimeut, Cirinten, Cigemblong dan Cilograng.
Namun, pihaknya sejauh ini belum menerima laporan korban meninggal dunia.
"Kami tidak henti -henti mengimbau masyarakat agar memaksimalkan gotong royong, terlebih curah hujan beberapa bulan terakhir cenderung meningkat," kata Rohmat.
Menurut dia, penyebab munculnya kasus DBD itu akibat lingkungan kotor sehingga berpotensi berkembangbiaknya nyamuk Aedes aegypti.
Sebab, populasi nyamuk tersebut berkembangbiak pada genangan air di barang-barang bekas, seperti kaleng, bak, ember, pot bunga, dan lainnya.
Baca juga: Pasca banjir, Dinas Kesehatan Tangerang waspadai wabah DBD
Oleh karena itu, lanjutnya, masyarakat diminta mengaktifkan gotong royong dengan melakukan PSN dan 3 M.
"Kami menilai kegiatan itu lebih murah dan cukup efektif untuk memutus mata rantai penularan kasus DBD," katanya.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Rangkasbitung Kabupaten Lebak Yayang Citra Gumilar mengaku pihaknya hingga kini terus melakukan kegiatan sosialisasi untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar dapat mencegah penyebaran DBD, terlebih curah hujan meningkat.
"Kami terus mengimbau masyarakat agar melakukan gotong royong untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan PSN dan gerakan 3 M untuk pencegahan DBD," katanya.
Baca juga: Cegah DBD, Pemkot Tangerang luncurkan gerakan berantas sarang nyamuk
