• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News banten
Sabtu, 17 Januari 2026
Antara News banten
Antara News banten
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • Komunitas diajak Komdigi beri edukasi pemanfaatan teknologi saat darurat

      Komunitas diajak Komdigi beri edukasi pemanfaatan teknologi saat darurat

      Jumat, 16 Januari 2026 8:39

      Hujan ringan diprakirakan guyur mayoritas kota, termasuk Serang

      Hujan ringan diprakirakan guyur mayoritas kota, termasuk Serang

      Jumat, 16 Januari 2026 7:10

      Komisi VII DPR: Bandara Soekarno Hatta harus jadi etalase wisata Banten

      Komisi VII DPR: Bandara Soekarno Hatta harus jadi etalase wisata Banten

      Kamis, 15 Januari 2026 21:10

      Samuel Wattimena sebut tenun Badui bisa jadi lokomotif wisata Banten

      Samuel Wattimena sebut tenun Badui bisa jadi lokomotif wisata Banten

      Kamis, 15 Januari 2026 20:03

      Hari Desa disebut momentum satukan energi wujudkan Asta Cita keenam

      Hari Desa disebut momentum satukan energi wujudkan Asta Cita keenam

      Kamis, 15 Januari 2026 11:27

  • Seputar Banten
    • Nelayan hilang di perairan Lontar Serang setelah jatuh dari kapal

      Nelayan hilang di perairan Lontar Serang setelah jatuh dari kapal

      Sabtu, 17 Januari 2026 3:15

      Waspadai hujan lebat dan banjir rob di Banten pekan ini

      Waspadai hujan lebat dan banjir rob di Banten pekan ini

      Sabtu, 17 Januari 2026 1:08

      Atasi banjir tahunan, Pemkab Tangerang segera bangun pintu air

      Atasi banjir tahunan, Pemkab Tangerang segera bangun pintu air

      Jumat, 16 Januari 2026 19:14

      Ratusan hektare sawah di Kabupaten Lebak terendam banjir

      Ratusan hektare sawah di Kabupaten Lebak terendam banjir

      Kamis, 15 Januari 2026 20:48

      Ketinggian banjir di perumahan Cikande Tangerang meningkat

      Ketinggian banjir di perumahan Cikande Tangerang meningkat

      Kamis, 15 Januari 2026 20:22

  • DPRD Banten
    • DPRD Kota Tangerang tekankan pengelolaan sampah di hulu lebih masif

      DPRD Kota Tangerang tekankan pengelolaan sampah di hulu lebih masif

      Jumat, 16 Januari 2026 14:10

      DPRD harapkan capaian CKG 2026 di Tangerang makin banyak

      DPRD harapkan capaian CKG 2026 di Tangerang makin banyak

      Selasa, 6 Januari 2026 10:22

      Pemprov-DPRD Banten sepakati perda Bank Banten dan Jamsostek

      Pemprov-DPRD Banten sepakati perda Bank Banten dan Jamsostek

      Rabu, 24 Desember 2025 7:55

      DPRD Kota Serang dukung penuh PSEL senilai Rp5,7 triliun

      DPRD Kota Serang dukung penuh PSEL senilai Rp5,7 triliun

      Selasa, 9 Desember 2025 3:08

      DPRD Tangerang minta Pemkot antisipasi fluktuasi harga pangan

      DPRD Tangerang minta Pemkot antisipasi fluktuasi harga pangan

      Minggu, 7 Desember 2025 11:09

  • Ekonomi
    • Pertanian dan kerajinan tenun jadi andalan ekonomi warga Badui

      Pertanian dan kerajinan tenun jadi andalan ekonomi warga Badui

      Sabtu, 17 Januari 2026 5:05

      Realisasi investasi Banten pada 2025 tembus Rp130 triliun

      Realisasi investasi Banten pada 2025 tembus Rp130 triliun

      Jumat, 16 Januari 2026 18:32

      Kunjungan wisata ke Banten saat Natal-tahun tembus 700 ribu orang

      Kunjungan wisata ke Banten saat Natal-tahun tembus 700 ribu orang

      Jumat, 16 Januari 2026 15:08

      Dr. Anisha: Kemandirian BUMN wujudkan kemakmuran rakyat

      Dr. Anisha: Kemandirian BUMN wujudkan kemakmuran rakyat

      Kamis, 15 Januari 2026 22:58

      PPMSE Plaza Banten fokuskan penguatan belanja OPD dan UMKM

      PPMSE Plaza Banten fokuskan penguatan belanja OPD dan UMKM

      Kamis, 15 Januari 2026 19:29

  • Gaya Hidup
    • Catat, Akupuntur wajah jadikan kulit tampak lebih cerah dan segar

      Catat, Akupuntur wajah jadikan kulit tampak lebih cerah dan segar

      Jumat, 16 Januari 2026 11:50

      BLACKPINK bakal rilis EP baru "Deadline" bulan depan

      BLACKPINK bakal rilis EP baru "Deadline" bulan depan

      Kamis, 15 Januari 2026 12:01

      Hearts2Hearts bakal rilis single digital baru bulan depan

      Hearts2Hearts bakal rilis single digital baru bulan depan

      Rabu, 14 Januari 2026 16:50

      Ini manfaat konsumsi kunyit bagi kesehatan

      Ini manfaat konsumsi kunyit bagi kesehatan

      Selasa, 13 Januari 2026 9:22

      Catat, ini penyakit yang harus menghindari asupan garam

      Catat, ini penyakit yang harus menghindari asupan garam

      Minggu, 11 Januari 2026 10:21

  • Olahraga
    • Barcelona ke perempat final Piala Raja usai bekuk Santander

      Barcelona ke perempat final Piala Raja usai bekuk Santander

      Jumat, 16 Januari 2026 6:34

      AC Milan bekuk Como 3-1, Adrien Rabiot tampil gemilang

      AC Milan bekuk Como 3-1, Adrien Rabiot tampil gemilang

      Jumat, 16 Januari 2026 6:03

      Persija Jakarta optimistis lebih kuat di putaran dua Super League

      Persija Jakarta optimistis lebih kuat di putaran dua Super League

      Kamis, 15 Januari 2026 12:21

      Ini yang dilakukan bek Persib Patricio Matricardi di jeda kompetisi

      Ini yang dilakukan bek Persib Patricio Matricardi di jeda kompetisi

      Kamis, 15 Januari 2026 11:00

      Real Madrid disingkirkan Albacete dari Piala Raja

      Real Madrid disingkirkan Albacete dari Piala Raja

      Kamis, 15 Januari 2026 6:38

  • Kesra
    • Pemkab Lebak bangun 260 rumah layak huni

      Pemkab Lebak bangun 260 rumah layak huni

      Sabtu, 17 Januari 2026 4:11

      Warga Badui pertahankan budaya kearifan lokal

      Warga Badui pertahankan budaya kearifan lokal

      Sabtu, 17 Januari 2026 2:26

      44 rumah di Kota Serang rusak akibat cuaca ekstrem

      44 rumah di Kota Serang rusak akibat cuaca ekstrem

      Sabtu, 17 Januari 2026 1:44

      Bupati: MTQ Kabupaten Tangerang jadi wadah inklusivitas berprestasi

      Bupati: MTQ Kabupaten Tangerang jadi wadah inklusivitas berprestasi

      Sabtu, 17 Januari 2026 0:49

      Edukasi pemanfaatan sampah plastik menjadi kerajinan

      Edukasi pemanfaatan sampah plastik menjadi kerajinan

      Jumat, 16 Januari 2026 22:31

  • Polhukam
    • Dukung ketahanan pangan, warga binaan Rutan Serang panen lele dan sayur

      Dukung ketahanan pangan, warga binaan Rutan Serang panen lele dan sayur

      Jumat, 16 Januari 2026 17:17

      Polisi ringkus pelaku penipuan seleksi Akpol senilai Rp1 Miliar

      Polisi ringkus pelaku penipuan seleksi Akpol senilai Rp1 Miliar

      Kamis, 15 Januari 2026 17:48

      Komisi VII DPR soroti masalah banjir di Bandara Soekarno Hatta

      Komisi VII DPR soroti masalah banjir di Bandara Soekarno Hatta

      Kamis, 15 Januari 2026 13:51

      Ketua PBNU Aizzudin diduga jadi perantara pada kasus kuota haji

      Ketua PBNU Aizzudin diduga jadi perantara pada kasus kuota haji

      Kamis, 15 Januari 2026 7:10

      Polda Banten bangun 64 SPPG untuk cegah stunting

      Polda Banten bangun 64 SPPG untuk cegah stunting

      Rabu, 14 Januari 2026 19:58

  • Banten Dalam Foto
    • Edukasi pemanfaatan sampah plastik menjadi kerajinan

      Jumat, 16 Januari 2026 22:31

      Nelayan di Pandeglang tidak melaut akibat cuaca buruk

      Jumat, 16 Januari 2026 22:30

      Komisi VII DPR kunjungi PT Aviasi Pariwisata Indonesia

      Jumat, 16 Januari 2026 22:29

      Banjir di Pandeglang belum surut

      Jumat, 16 Januari 2026 22:28

      Aksi menuntut pembangunan hunian tetap di Lebak

      Jumat, 16 Januari 2026 22:27

Kisruh Pertamax oplosan, apa yang sebenarnya terjadi?

Oleh Hanni Sofia Kamis, 27 Februari 2025 11:25 WIB

Kisruh Pertamax oplosan, apa yang sebenarnya terjadi?

Pengendara mengisi BBM jenis Pertamax di salah satu SPBU di kawasan Tanjung Barat, Jakarta, Rabu (1/1/2025). ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/YU

Jakarta (ANTARA) - Kisruh dugaan pencampuran Pertalite menjadi Pertamax yang menyeret Pertamina ke pusaran kontroversi adalah cerminan dari sebuah krisis kepercayaan.

Di satu sisi, PT Pertamina Patra Niaga telah menyatakan dengan tegas bahwa mereka tidak melakukan pencampuran bahan bakar minyak (BBM) impor RON 90 menjadi RON 92.

Produk yang mereka terima dari kilang dan impor sudah sesuai standar, dan di terminal BBM hanya dilakukan penambahan warna serta zat aditif, tanpa mengubah nilai oktan.

Sebagaimana Pelaksana Tugas Harian (Pth) Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo yang menyebutkan bahwa penambahan zat aditif pada bahan bakar minyak Pertamax atau RON 92 bersifat untuk meningkatkan performa.

Bahkan, sistem quality control mereka menggunakan teknologi Electronic Test Report Internal Pertamina (ELTRO) untuk memastikan kualitas BBM tetap sesuai spesifikasi.

“Jadi tidak betul bahwa Pertamax ini adalah produk oplosan, karena kita tidak melakukan hal tersebut," kata Ega berkali-kali, menegaskan.

Penjelasannya panjang lebar tentang terminal-terminal penyimpanan di Pertamina Patra Niaga yang tidak memiliki fasilitas blending untuk produk gasoline. Alih-alih, hanya ada fasilitas penambahan aditif dan pewarna.

Baca juga: Pertamina sebut kualitas Pertamax sesuai spesifikasi

Kata Ega juga bahwa pengoplosan tidak mungkin dilakukan, mengingat Pertamina Patra Niaga dan badan usaha lainnya diawasi oleh pemerintah, baik secara distribusi maupun kualitas. Selain itu, sampling dari BBM milik Pertamina Patra Niaga juga secara rutin dilakukan pemeriksaan oleh pihak independen.

Di sisi lain, Kejaksaan Agung telah menetapkan sejumlah tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait tata kelola minyak mentah dan produk kilang di PT Pertamina Patra Niaga untuk periode 2018 hingga 2023. Kasus ini diduga menyebabkan kerugian negara sebesar Rp193,7 triliun (pada 2023), sehingga diperkirakan jumlahnya akan terus bertambah dengan prakiraan kasar mencapai Rp968,5 triliun.

Langkah ini diambil setelah ditemukan indikasi praktik pengoplosan BBM yang merugikan negara.

Ketika tersangka telah ditetapkan, namun perseroan menyangkal, maka masyarakat pun mempertanyakan. Apa yang sebenarnya terjadi?

Sebab dalam polemik ini bukan hanya tentang dugaan Pertamax oplosan, tetapi lebih besar dari itu. Ini adalah ujian bagi tata kelola energi di Indonesia, tentang sejauh mana semua bisa menjamin bahwa komoditas yang begitu vital bagi kehidupan masyarakat ini dikelola dengan integritas dan akuntabilitas.

Kepercayaan publik tidak bisa dibangun dengan pernyataan semata, tetapi dengan keterbukaan, sistem yang kuat, dan pengawasan yang benar-benar independen.

Baca juga: BUMN hormati proses hukum kasus anak usaha Pertamina


Jaminan konsumen

Maka, wajar jika kondisi ini mengundang kritik dan desakan yang datang dari berbagai pihak, termasuk Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) untuk mengaudit ulang kualitas BBM.

Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi mendesak Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM untuk memeriksa ulang kualitas bahan bakar minyak (BBM) Pertamina yang beredar di masyarakat.

YLKI ingin agar hasil pengujian ulang juga dipublikasikan secara transparan. Permintaan ini mengindikasikan bahwa masyarakat tidak serta-merta puas dengan jaminan yang diberikan Pertamina. Ada celah, ada keraguan, dan ada pertanyaan yang harus dijawab dengan fakta yang lebih terbuka.

Memang, faktanya, ketika bahan bakar yang dikonsumsi masyarakat dipertanyakan kualitasnya, implikasinya tidak hanya menyangkut urusan teknis, tetapi juga ekonomi, lingkungan, dan kepercayaan publik.

Sebab kendaraan yang mengonsumsi BBM di bawah standar bisa mengalami kerusakan mesin lebih cepat. Biaya perawatan meningkat, daya tahan mesin menurun, dan pada skala yang lebih luas, ini berdampak pada daya beli serta produktivitas masyarakat.

Lebih jauh, ketidakpercayaan terhadap penyedia energi nasional dapat mengganggu stabilitas pasar.

Baca juga: Sambut HUT ke-28 Pertamina Patra Niaga, RJBB adakan santunan dan doa bersama

Konsumen yang merasa dirugikan akan mencari alternatif lain, bahkan jika itu berarti beralih ke pemasok swasta atau bahan bakar impor yang lebih mahal. Jika dibiarkan berlarut-larut, ini bisa menjadi bumerang bagi industri energi nasional.

Ini belum termasuk angka kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi terkait hal itu.

Namun, setelah mendapatkan penjelasan yang rinci dari Pertamina Patra Niaga yang dipanggil secara khusus ke Gedung DPR RI pada Rabu, 26 Februari 2025, Wakil Ketua Komisi XII DPR Bambang Haryadi justru meyakini ada mispersepsi soal peristilahan blending.

Blending bukan berarti pengoplosan atau mengubah RON BBM dari 90 (Pertalite) ke 92 (Pertamax), melainkan justru untuk menambah kualitas dan performa BBM.

Jika benar hal tersebut yang terjadi, maka diperlukan langkah konkret untuk meredam polemik ini dan mengembalikan kepercayaan publik, termasuk untuk mengaudit secara transparan dan terbuka.

Pemerintah, melalui Kementerian ESDM, perlu segera membentuk tim independen untuk mengaudit kualitas BBM yang beredar di pasaran. Hasilnya harus dipublikasikan secara berkala, bukan hanya sebagai laporan internal yang tertutup. Dengan demikian, masyarakat bisa melihat sendiri bahwa tidak ada yang ditutup-tutupi.

Baca juga: Pertamina Patra Niaga RJBB adakan sosialisasi dan drill pemadaman api


Pengawasan kualitas

Di sisi lain, pengawasan kualitas BBM di Indonesia perlu mengalami reformasi besar untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas yang lebih tinggi.

Teknologi yang digunakan oleh Pertamina, seperti sistem ELTRO, telah memberikan fondasi yang cukup baik dalam quality control, tetapi masih memerlukan peningkatan lebih lanjut, bukan semata demi tetap terjaganya kepercayaan konsumen terhadap sistem distribusi, tetapi juga mencegah potensi kecurangan yang mungkin terjadi di sepanjang rantai pasok.

Di sisi lain, konsumen sebagai pengguna akhir juga memiliki hak untuk mengetahui kualitas bahan bakar yang mereka beli.

Transparansi yang lebih tinggi dapat diwujudkan melalui pemberdayaan konsumen dengan menyediakan kanal pengaduan yang lebih responsif dan berbasis teknologi.

Misalnya, sebuah aplikasi yang memungkinkan masyarakat untuk melaporkan dugaan ketidaksesuaian kualitas BBM di SPBU tertentu. Laporan ini kemudian dapat diverifikasi oleh tim independen yang bertugas untuk melakukan inspeksi langsung.

Dengan mekanisme ini, pengawasan tidak hanya dilakukan oleh pemerintah dan perusahaan, tetapi juga oleh masyarakat itu sendiri sebagai pengguna yang paling terdampak.

Baca juga: Pertamina Patra Niaga kembangkan sistem pembelian LPG 3 Kg

Selain pengawasan dari sisi teknologi dan partisipasi publik, pemerintah dan aparat hukum juga perlu memperketat kontrol terhadap rantai distribusi BBM. Juga pengawasan mendadak secara berkala menjadi langkah yang penting untuk mendeteksi dan mencegah praktik yang tidak sesuai dengan standar.

Tidak hanya itu, sanksi tegas juga perlu diberlakukan bagi pelaku yang terbukti melakukan penyimpangan, baik dari sisi distribusi maupun kualitas produk yang dijual ke masyarakat.

Untuk solusi jangka panjang, peningkatan standar produksi BBM di dalam negeri menjadi langkah krusial yang harus segera dilakukan.

Dengan investasi dalam teknologi kilang yang lebih modern, Indonesia bisa menghasilkan BBM dengan kualitas yang lebih baik dan lebih konsisten.

Kualitas BBM yang lebih stabil tidak hanya akan mengurangi potensi dugaan pencampuran di lapangan, tetapi juga akan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi negara karena ketergantungan terhadap impor BBM dapat dikurangi.

Sejatinya, persoalan ini tidak hanya tentang apakah Pertamina mencampur BBM atau tidak, atau kerugian ratusan triliun, tetapi tentang bagaimana masyarakat bisa kembali percaya bahwa energi yang mereka gunakan benar-benar sesuai standar.

Transparansi, pengawasan, dan inovasi teknologi adalah tiga pilar utama yang harus diperkuat. Setiap kali ada celah dalam sistem, publik dengan cepat akan mempertanyakan integritas proses yang berjalan.

Baca juga: Pertamina Patra Niaga Regional JBB raih penghargaan Avirama Nawasena 2025

Dalam era digital yang memungkinkan penyebaran informasi dengan sangat cepat, kepercayaan publik terhadap perusahaan energi nasional tidak bisa dibangun hanya dengan pernyataan, tetapi harus diperkuat dengan data yang terbuka dan bisa diverifikasi secara independen.

Pertamina sebagai BUMN yang memegang peran strategis dalam ketahanan energi nasional harus melihat ini sebagai momentum untuk memperbaiki sistemnya.

Tidak cukup dengan klarifikasi verbal, tetapi harus ada tindakan nyata yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Pemerintah, dalam hal ini Kementerian ESDM dan lembaga terkait, juga harus bertindak cepat, memastikan bahwa regulasi dan pengawasan berjalan lebih efektif.

Kejaksaan Agung yang kini menangani dugaan kasus pencampuran BBM harus bekerja dengan transparansi penuh agar masyarakat memahami bahwa proses hukum berjalan, tanpa intervensi politik dan benar-benar berdasarkan fakta di lapangan.

Isu oplosan BBM seharusnya tidak berlarut-larut menjadi polemik yang merugikan semua pihak. Kepercayaan publik adalah aset yang tidak bisa dibeli, dan ketika kepercayaan itu mulai luntur, langkah yang diambil untuk mengembalikannya harus lebih besar dan lebih meyakinkan.

Energi bukan sekadar barang dagangan, melainkan kebutuhan fundamental yang harus dijamin keamanannya, kualitasnya, dan ketersediaannya.

Pada akhirnya, setiap tetes BBM yang mengalir dari kilang ke tangki kendaraan, bukan hanya soal angka oktan, tetapi juga tentang seberapa besar masyarakat percaya pada sistem yang mengaturnya.

Dan kepercayaan itu hanya bisa dipertahankan dengan transparansi, akuntabilitas, serta keberanian untuk terus berbenah.

Baca juga: Pertamina Patra Niaga RJBB sosialisasi penanganan bencana bagi pelajar SMA

Editor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Whatsapp
  • facebook
  • twitter
  • email
  • pinterest
  • print

Berita Terkait

Tangerang Hawks dikalahkan Satria Muda Pertamina Bandung

Tangerang Hawks dikalahkan Satria Muda Pertamina Bandung

11 Januari 2026 22:56

Ini tanggapan Pertamina Patra RJBB soal kebocoran selang gas LPG di Jelambar

Ini tanggapan Pertamina Patra RJBB soal kebocoran selang gas LPG di Jelambar

9 Januari 2026 15:21

Pertamina Patra Niaga RJBB pastikan ketersediaan stok LPG 3 kg di Pandeglang

Pertamina Patra Niaga RJBB pastikan ketersediaan stok LPG 3 kg di Pandeglang

9 Januari 2026 10:00

Pertamina Patra RJBB komitmen awasi penyaluran Pertalite di Tirtayasa Serang

Pertamina Patra RJBB komitmen awasi penyaluran Pertalite di Tirtayasa Serang

8 Januari 2026 10:08

Pertamina Patra Niaga RJBB komitmen tindaklanjuti penyalahgunaan solar subsidi

Pertamina Patra Niaga RJBB komitmen tindaklanjuti penyalahgunaan solar subsidi

6 Januari 2026 15:48

Pertamina Patra RJBB siagakan motorist Pertamina Delivery Services 135

Pertamina Patra RJBB siagakan motorist Pertamina Delivery Services 135

2 Januari 2026 15:35

Awal tahun, harga BBM di Pertamina, Shell, BP, Vivo turun serentak

Awal tahun, harga BBM di Pertamina, Shell, BP, Vivo turun serentak

1 Januari 2026 10:29

Jelang IBL 2026, Satria Muda lepas Mario Davidson

Jelang IBL 2026, Satria Muda lepas Mario Davidson

31 Desember 2025 20:34

Terpopuler

Kawasan industri hijau di Lebak disebut jadi pusat pertumbuhan ekonomi baru

Kawasan industri hijau di Lebak disebut jadi pusat pertumbuhan ekonomi baru

Bandara Soetta alihkan pendaratan sejumlah pesawat akibat cuaca buruk

Bandara Soetta alihkan pendaratan sejumlah pesawat akibat cuaca buruk

Pemkot Tangerang revitalisasi Alun-alun Ahmad Yani pada Maret tahun ini

Pemkot Tangerang revitalisasi Alun-alun Ahmad Yani pada Maret tahun ini

PMI Kabupaten Serang serahkan aset gedung ke Pemkot Serang

PMI Kabupaten Serang serahkan aset gedung ke Pemkot Serang

Tak ingin turun kasta, Semen Padang datangkan delapan pemain asing baru

Tak ingin turun kasta, Semen Padang datangkan delapan pemain asing baru

Top News

  • Banjir setinggi hingga dua meter rendam perumahan di Tangerang

    Banjir setinggi hingga dua meter rendam perumahan di Tangerang

    14 Januari 2026 14:11

  • Bandara Soetta alihkan pendaratan sejumlah pesawat akibat cuaca buruk

    Bandara Soetta alihkan pendaratan sejumlah pesawat akibat cuaca buruk

    12 Januari 2026 17:00

  • Hari pertama sekolah, SDN Pamarican 2 Kota Serang terendam banjir

    Hari pertama sekolah, SDN Pamarican 2 Kota Serang terendam banjir

    5 Januari 2026 11:37

  • Banjir rendam 1.023 rumah di Kota Serang, ribuan jiwa terdampak

    Banjir rendam 1.023 rumah di Kota Serang, ribuan jiwa terdampak

    3 Januari 2026 14:46

  • Ini UMP Banten 2026, Rp3.100.881,40

    Ini UMP Banten 2026, Rp3.100.881,40

    24 Desember 2025 16:41

Antara News banten
banten.antaranews.com
Copyright © 2026
  • Top News
  • Terkini
  • RSS
  • Twitter
  • Facebook
  • Seputar Banten
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kesra
  • Polhukam
  • Ketentuan Penggunaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman
  • Kebijakan Privasi
  • BrandA
  • ANTARA Foto
  • Korporat
  • PPID
  • www.antaranews.com
  • Antara Foto
  • IMQ
  • Asianet
  • OANA