• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News banten
Rabu, 18 Februari 2026
Antara News banten
Antara News banten
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • Selama Ramadhan, jam kerja ASN di Kabupaten Tangerang berkurang 4,5 jam

      Selama Ramadhan, jam kerja ASN di Kabupaten Tangerang berkurang 4,5 jam

      Rabu, 18 Februari 2026 14:23

      Catat, tiket Mudik Gratis 2026 tak boleh dijual atau dipindahtangankan

      Catat, tiket Mudik Gratis 2026 tak boleh dijual atau dipindahtangankan

      Rabu, 18 Februari 2026 12:05

      Cuaca mayoritas wilayah Indonesia diprakirakan hujan ringan-petir

      Cuaca mayoritas wilayah Indonesia diprakirakan hujan ringan-petir

      Rabu, 18 Februari 2026 7:43

      Kualitas air Sungai Cisadane disebut sudah penuhi baku mutu

      Kualitas air Sungai Cisadane disebut sudah penuhi baku mutu

      Selasa, 17 Februari 2026 21:45

      Pemprov Banten prioritaskan enam ruas jalan alternatif mudik Lebaran 2026

      Pemprov Banten prioritaskan enam ruas jalan alternatif mudik Lebaran 2026

      Selasa, 17 Februari 2026 21:01

  • Seputar Banten
    • Penyelamatan dua ekor burung kasuari gelambir ganda

      Penyelamatan dua ekor burung kasuari gelambir ganda

      Rabu, 18 Februari 2026 8:38

      Jelang Ramadhan, ada tradisi warga Tangerang keramas bareng di sungai

      Jelang Ramadhan, ada tradisi warga Tangerang keramas bareng di sungai

      Selasa, 17 Februari 2026 20:27

      Kota Serang ditargetkan bebas kabel semrawut tahun ini

      Kota Serang ditargetkan bebas kabel semrawut tahun ini

      Selasa, 17 Februari 2026 20:17

      Hilal awal Ramadhan 1447 H tidak terlihat di Mercusuar Anyer Serang

      Hilal awal Ramadhan 1447 H tidak terlihat di Mercusuar Anyer Serang

      Selasa, 17 Februari 2026 19:25

      Tim SAR gabungan cari remaja terseret ombak Pantai Camara Pandeglang

      Tim SAR gabungan cari remaja terseret ombak Pantai Camara Pandeglang

      Selasa, 17 Februari 2026 11:02

  • DPRD Banten
    • DPRD usul dibuat satgas terkait reaktivasi kepesertaan BPJS kesehatan

      DPRD usul dibuat satgas terkait reaktivasi kepesertaan BPJS kesehatan

      Selasa, 17 Februari 2026 12:28

      Layanan Cath Lab di RSUD bisa diakses peserta BPJS

      Layanan Cath Lab di RSUD bisa diakses peserta BPJS

      Senin, 16 Februari 2026 12:14

      Legislator minta pemerintah evaluasi perizinan gudang kimia di Tangsel

      Legislator minta pemerintah evaluasi perizinan gudang kimia di Tangsel

      Jumat, 13 Februari 2026 7:28

      DPR tekankan percepatan pembentukan SPPG di Banten demi meratanya MBG

      DPR tekankan percepatan pembentukan SPPG di Banten demi meratanya MBG

      Rabu, 11 Februari 2026 9:58

      DPRD Kota Tangerang: Pembinaan industri ekonomi kreatif tingkatkan PAD

      DPRD Kota Tangerang: Pembinaan industri ekonomi kreatif tingkatkan PAD

      Senin, 9 Februari 2026 5:38

  • Ekonomi
    • PLN, MEBI, dan Huawei resmikan SPKLU Ultra-Fast Charging pertama di Indonesia

      PLN, MEBI, dan Huawei resmikan SPKLU Ultra-Fast Charging pertama di Indonesia

      Rabu, 18 Februari 2026 13:38

      Info harga emas Antam pagi ini, turun Rp40.000 per gram

      Info harga emas Antam pagi ini, turun Rp40.000 per gram

      Rabu, 18 Februari 2026 9:20

      Ekspansi regional Chandra Asri dinilai perkuat petrokimia Indonesia

      Ekspansi regional Chandra Asri dinilai perkuat petrokimia Indonesia

      Rabu, 18 Februari 2026 8:19

      Dishub Banten siapkan kuota 900 orang mudik gratis Lebaran 2026

      Dishub Banten siapkan kuota 900 orang mudik gratis Lebaran 2026

      Selasa, 17 Februari 2026 22:15

      Pintu futures sediakan lima fitur unggulan

      Pintu futures sediakan lima fitur unggulan

      Selasa, 17 Februari 2026 20:39

  • Gaya Hidup
    • Paramount Petals Family Dash 2026 ajang olahraga rekreasi

      Paramount Petals Family Dash 2026 ajang olahraga rekreasi

      Rabu, 18 Februari 2026 9:15

      Gading Serpong hadirkan festival dan dekorasi tematik khas Imlek

      Gading Serpong hadirkan festival dan dekorasi tematik khas Imlek

      Selasa, 17 Februari 2026 10:04

      Ciputra hadirkan rangkaian "Spring of Joy" untuk sambut Imlek

      Ciputra hadirkan rangkaian "Spring of Joy" untuk sambut Imlek

      Senin, 16 Februari 2026 19:11

      ASICS sulap budaya tongkrongan Jakarta jadi GEL-NYC 2.0

      ASICS sulap budaya tongkrongan Jakarta jadi GEL-NYC 2.0

      Senin, 16 Februari 2026 11:12

      Candi Borobudur beri promo tiket sunrise dan sunset Imlek 2577

      Candi Borobudur beri promo tiket sunrise dan sunset Imlek 2577

      Minggu, 15 Februari 2026 10:24

  • Olahraga
    • Ini target pemain Persita Rayco Rodriguez di markas Persib Bandung

      Ini target pemain Persita Rayco Rodriguez di markas Persib Bandung

      Rabu, 18 Februari 2026 14:05

      Ini target Febri Hariyadi selepas dari Persib Bandung

      Ini target Febri Hariyadi selepas dari Persib Bandung

      Rabu, 18 Februari 2026 6:41

      Borussia Dortmund bungkam Atalanta dua gol tanpa balas

      Borussia Dortmund bungkam Atalanta dua gol tanpa balas

      Rabu, 18 Februari 2026 6:07

      Real Madrid bekuk Benfica lewat gol tunggal Vinicius Junior

      Real Madrid bekuk Benfica lewat gol tunggal Vinicius Junior

      Rabu, 18 Februari 2026 5:31

      Galatasaray bekuk tamunya Juventus 5-2

      Galatasaray bekuk tamunya Juventus 5-2

      Rabu, 18 Februari 2026 5:26

  • Kesra
    • Bakti sosial Polri untuk buruh di Tangerang

      Bakti sosial Polri untuk buruh di Tangerang

      Rabu, 18 Februari 2026 8:41

      Penyelamatan burung julang emas hasil serahan warga

      Penyelamatan burung julang emas hasil serahan warga

      Rabu, 18 Februari 2026 8:40

      Persita Tangerang kalahkan PSBS Biak

      Persita Tangerang kalahkan PSBS Biak

      Rabu, 18 Februari 2026 8:37

      Sembahyang malam Imlek di Wihara Boen San Bio Kota Tangerang

      Sembahyang malam Imlek di Wihara Boen San Bio Kota Tangerang

      Rabu, 18 Februari 2026 8:36

      BGN Lebak pastikan program MBG tetap berjalan selama Ramadhan

      BGN Lebak pastikan program MBG tetap berjalan selama Ramadhan

      Rabu, 18 Februari 2026 1:04

  • Polhukam
    • Vape disebut jadi media baru untuk konsumsi narkoba

      Vape disebut jadi media baru untuk konsumsi narkoba

      Rabu, 18 Februari 2026 12:46

      Ini harapan besar Permias pada kunjungan Presiden Prabowo ke AS

      Ini harapan besar Permias pada kunjungan Presiden Prabowo ke AS

      Rabu, 18 Februari 2026 10:09

      Ramadhan, Rutan Serang agendakan buka puasa warga binaan bersama keluarga

      Ramadhan, Rutan Serang agendakan buka puasa warga binaan bersama keluarga

      Selasa, 17 Februari 2026 19:49

      Jelang Ramadhan, Rutan Serang libatkan WBP bersihkan Masjid Ats-Tsauroh

      Jelang Ramadhan, Rutan Serang libatkan WBP bersihkan Masjid Ats-Tsauroh

      Selasa, 17 Februari 2026 18:34

      44 warga binaan terima remisi pada Imlek 2026

      44 warga binaan terima remisi pada Imlek 2026

      Selasa, 17 Februari 2026 8:06

  • Banten Dalam Foto
    • Bakti sosial Polri untuk buruh di Tangerang

      Rabu, 18 Februari 2026 8:41

      Penyelamatan burung julang emas hasil serahan warga

      Rabu, 18 Februari 2026 8:40

      Penyelamatan dua ekor burung kasuari gelambir ganda

      Rabu, 18 Februari 2026 8:38

      Persita Tangerang kalahkan PSBS Biak

      Rabu, 18 Februari 2026 8:37

      Sembahyang malam Imlek di Wihara Boen San Bio Kota Tangerang

      Rabu, 18 Februari 2026 8:36

Kisruh Pertamax oplosan, apa yang sebenarnya terjadi?

Oleh Hanni Sofia Kamis, 27 Februari 2025 11:25 WIB

Kisruh Pertamax oplosan, apa yang sebenarnya terjadi?

Pengendara mengisi BBM jenis Pertamax di salah satu SPBU di kawasan Tanjung Barat, Jakarta, Rabu (1/1/2025). ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/YU

Jakarta (ANTARA) - Kisruh dugaan pencampuran Pertalite menjadi Pertamax yang menyeret Pertamina ke pusaran kontroversi adalah cerminan dari sebuah krisis kepercayaan.

Di satu sisi, PT Pertamina Patra Niaga telah menyatakan dengan tegas bahwa mereka tidak melakukan pencampuran bahan bakar minyak (BBM) impor RON 90 menjadi RON 92.

Produk yang mereka terima dari kilang dan impor sudah sesuai standar, dan di terminal BBM hanya dilakukan penambahan warna serta zat aditif, tanpa mengubah nilai oktan.

Sebagaimana Pelaksana Tugas Harian (Pth) Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo yang menyebutkan bahwa penambahan zat aditif pada bahan bakar minyak Pertamax atau RON 92 bersifat untuk meningkatkan performa.

Bahkan, sistem quality control mereka menggunakan teknologi Electronic Test Report Internal Pertamina (ELTRO) untuk memastikan kualitas BBM tetap sesuai spesifikasi.

“Jadi tidak betul bahwa Pertamax ini adalah produk oplosan, karena kita tidak melakukan hal tersebut," kata Ega berkali-kali, menegaskan.

Penjelasannya panjang lebar tentang terminal-terminal penyimpanan di Pertamina Patra Niaga yang tidak memiliki fasilitas blending untuk produk gasoline. Alih-alih, hanya ada fasilitas penambahan aditif dan pewarna.

Baca juga: Pertamina sebut kualitas Pertamax sesuai spesifikasi

Kata Ega juga bahwa pengoplosan tidak mungkin dilakukan, mengingat Pertamina Patra Niaga dan badan usaha lainnya diawasi oleh pemerintah, baik secara distribusi maupun kualitas. Selain itu, sampling dari BBM milik Pertamina Patra Niaga juga secara rutin dilakukan pemeriksaan oleh pihak independen.

Di sisi lain, Kejaksaan Agung telah menetapkan sejumlah tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait tata kelola minyak mentah dan produk kilang di PT Pertamina Patra Niaga untuk periode 2018 hingga 2023. Kasus ini diduga menyebabkan kerugian negara sebesar Rp193,7 triliun (pada 2023), sehingga diperkirakan jumlahnya akan terus bertambah dengan prakiraan kasar mencapai Rp968,5 triliun.

Langkah ini diambil setelah ditemukan indikasi praktik pengoplosan BBM yang merugikan negara.

Ketika tersangka telah ditetapkan, namun perseroan menyangkal, maka masyarakat pun mempertanyakan. Apa yang sebenarnya terjadi?

Sebab dalam polemik ini bukan hanya tentang dugaan Pertamax oplosan, tetapi lebih besar dari itu. Ini adalah ujian bagi tata kelola energi di Indonesia, tentang sejauh mana semua bisa menjamin bahwa komoditas yang begitu vital bagi kehidupan masyarakat ini dikelola dengan integritas dan akuntabilitas.

Kepercayaan publik tidak bisa dibangun dengan pernyataan semata, tetapi dengan keterbukaan, sistem yang kuat, dan pengawasan yang benar-benar independen.

Baca juga: BUMN hormati proses hukum kasus anak usaha Pertamina


Jaminan konsumen

Maka, wajar jika kondisi ini mengundang kritik dan desakan yang datang dari berbagai pihak, termasuk Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) untuk mengaudit ulang kualitas BBM.

Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi mendesak Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM untuk memeriksa ulang kualitas bahan bakar minyak (BBM) Pertamina yang beredar di masyarakat.

YLKI ingin agar hasil pengujian ulang juga dipublikasikan secara transparan. Permintaan ini mengindikasikan bahwa masyarakat tidak serta-merta puas dengan jaminan yang diberikan Pertamina. Ada celah, ada keraguan, dan ada pertanyaan yang harus dijawab dengan fakta yang lebih terbuka.

Memang, faktanya, ketika bahan bakar yang dikonsumsi masyarakat dipertanyakan kualitasnya, implikasinya tidak hanya menyangkut urusan teknis, tetapi juga ekonomi, lingkungan, dan kepercayaan publik.

Sebab kendaraan yang mengonsumsi BBM di bawah standar bisa mengalami kerusakan mesin lebih cepat. Biaya perawatan meningkat, daya tahan mesin menurun, dan pada skala yang lebih luas, ini berdampak pada daya beli serta produktivitas masyarakat.

Lebih jauh, ketidakpercayaan terhadap penyedia energi nasional dapat mengganggu stabilitas pasar.

Baca juga: Sambut HUT ke-28 Pertamina Patra Niaga, RJBB adakan santunan dan doa bersama

Konsumen yang merasa dirugikan akan mencari alternatif lain, bahkan jika itu berarti beralih ke pemasok swasta atau bahan bakar impor yang lebih mahal. Jika dibiarkan berlarut-larut, ini bisa menjadi bumerang bagi industri energi nasional.

Ini belum termasuk angka kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi terkait hal itu.

Namun, setelah mendapatkan penjelasan yang rinci dari Pertamina Patra Niaga yang dipanggil secara khusus ke Gedung DPR RI pada Rabu, 26 Februari 2025, Wakil Ketua Komisi XII DPR Bambang Haryadi justru meyakini ada mispersepsi soal peristilahan blending.

Blending bukan berarti pengoplosan atau mengubah RON BBM dari 90 (Pertalite) ke 92 (Pertamax), melainkan justru untuk menambah kualitas dan performa BBM.

Jika benar hal tersebut yang terjadi, maka diperlukan langkah konkret untuk meredam polemik ini dan mengembalikan kepercayaan publik, termasuk untuk mengaudit secara transparan dan terbuka.

Pemerintah, melalui Kementerian ESDM, perlu segera membentuk tim independen untuk mengaudit kualitas BBM yang beredar di pasaran. Hasilnya harus dipublikasikan secara berkala, bukan hanya sebagai laporan internal yang tertutup. Dengan demikian, masyarakat bisa melihat sendiri bahwa tidak ada yang ditutup-tutupi.

Baca juga: Pertamina Patra Niaga RJBB adakan sosialisasi dan drill pemadaman api


Pengawasan kualitas

Di sisi lain, pengawasan kualitas BBM di Indonesia perlu mengalami reformasi besar untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas yang lebih tinggi.

Teknologi yang digunakan oleh Pertamina, seperti sistem ELTRO, telah memberikan fondasi yang cukup baik dalam quality control, tetapi masih memerlukan peningkatan lebih lanjut, bukan semata demi tetap terjaganya kepercayaan konsumen terhadap sistem distribusi, tetapi juga mencegah potensi kecurangan yang mungkin terjadi di sepanjang rantai pasok.

Di sisi lain, konsumen sebagai pengguna akhir juga memiliki hak untuk mengetahui kualitas bahan bakar yang mereka beli.

Transparansi yang lebih tinggi dapat diwujudkan melalui pemberdayaan konsumen dengan menyediakan kanal pengaduan yang lebih responsif dan berbasis teknologi.

Misalnya, sebuah aplikasi yang memungkinkan masyarakat untuk melaporkan dugaan ketidaksesuaian kualitas BBM di SPBU tertentu. Laporan ini kemudian dapat diverifikasi oleh tim independen yang bertugas untuk melakukan inspeksi langsung.

Dengan mekanisme ini, pengawasan tidak hanya dilakukan oleh pemerintah dan perusahaan, tetapi juga oleh masyarakat itu sendiri sebagai pengguna yang paling terdampak.

Baca juga: Pertamina Patra Niaga kembangkan sistem pembelian LPG 3 Kg

Selain pengawasan dari sisi teknologi dan partisipasi publik, pemerintah dan aparat hukum juga perlu memperketat kontrol terhadap rantai distribusi BBM. Juga pengawasan mendadak secara berkala menjadi langkah yang penting untuk mendeteksi dan mencegah praktik yang tidak sesuai dengan standar.

Tidak hanya itu, sanksi tegas juga perlu diberlakukan bagi pelaku yang terbukti melakukan penyimpangan, baik dari sisi distribusi maupun kualitas produk yang dijual ke masyarakat.

Untuk solusi jangka panjang, peningkatan standar produksi BBM di dalam negeri menjadi langkah krusial yang harus segera dilakukan.

Dengan investasi dalam teknologi kilang yang lebih modern, Indonesia bisa menghasilkan BBM dengan kualitas yang lebih baik dan lebih konsisten.

Kualitas BBM yang lebih stabil tidak hanya akan mengurangi potensi dugaan pencampuran di lapangan, tetapi juga akan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi negara karena ketergantungan terhadap impor BBM dapat dikurangi.

Sejatinya, persoalan ini tidak hanya tentang apakah Pertamina mencampur BBM atau tidak, atau kerugian ratusan triliun, tetapi tentang bagaimana masyarakat bisa kembali percaya bahwa energi yang mereka gunakan benar-benar sesuai standar.

Transparansi, pengawasan, dan inovasi teknologi adalah tiga pilar utama yang harus diperkuat. Setiap kali ada celah dalam sistem, publik dengan cepat akan mempertanyakan integritas proses yang berjalan.

Baca juga: Pertamina Patra Niaga Regional JBB raih penghargaan Avirama Nawasena 2025

Dalam era digital yang memungkinkan penyebaran informasi dengan sangat cepat, kepercayaan publik terhadap perusahaan energi nasional tidak bisa dibangun hanya dengan pernyataan, tetapi harus diperkuat dengan data yang terbuka dan bisa diverifikasi secara independen.

Pertamina sebagai BUMN yang memegang peran strategis dalam ketahanan energi nasional harus melihat ini sebagai momentum untuk memperbaiki sistemnya.

Tidak cukup dengan klarifikasi verbal, tetapi harus ada tindakan nyata yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Pemerintah, dalam hal ini Kementerian ESDM dan lembaga terkait, juga harus bertindak cepat, memastikan bahwa regulasi dan pengawasan berjalan lebih efektif.

Kejaksaan Agung yang kini menangani dugaan kasus pencampuran BBM harus bekerja dengan transparansi penuh agar masyarakat memahami bahwa proses hukum berjalan, tanpa intervensi politik dan benar-benar berdasarkan fakta di lapangan.

Isu oplosan BBM seharusnya tidak berlarut-larut menjadi polemik yang merugikan semua pihak. Kepercayaan publik adalah aset yang tidak bisa dibeli, dan ketika kepercayaan itu mulai luntur, langkah yang diambil untuk mengembalikannya harus lebih besar dan lebih meyakinkan.

Energi bukan sekadar barang dagangan, melainkan kebutuhan fundamental yang harus dijamin keamanannya, kualitasnya, dan ketersediaannya.

Pada akhirnya, setiap tetes BBM yang mengalir dari kilang ke tangki kendaraan, bukan hanya soal angka oktan, tetapi juga tentang seberapa besar masyarakat percaya pada sistem yang mengaturnya.

Dan kepercayaan itu hanya bisa dipertahankan dengan transparansi, akuntabilitas, serta keberanian untuk terus berbenah.

Baca juga: Pertamina Patra Niaga RJBB sosialisasi penanganan bencana bagi pelajar SMA

Editor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Whatsapp
  • facebook
  • twitter
  • email
  • pinterest
  • print

Berita Terkait

JPE mantab pimpin klasemen Proliga setelah kalahkan Popsivo Polwan

JPE mantab pimpin klasemen Proliga setelah kalahkan Popsivo Polwan

15 Februari 2026 19:27

Pertamina Patra Niaga RJBB dukung kelas parenting di Indramayu

Pertamina Patra Niaga RJBB dukung kelas parenting di Indramayu

15 Februari 2026 14:47

Pertamina Patra RJBB hentikan penyaluran Pertalite di SPBU 34.16316 Parungpanjang

Pertamina Patra RJBB hentikan penyaluran Pertalite di SPBU 34.16316 Parungpanjang

14 Februari 2026 18:11

Pertamina Patra RJBB gelar sosialisasi tanggap kebencanaan di Tasikmalaya

Pertamina Patra RJBB gelar sosialisasi tanggap kebencanaan di Tasikmalaya

13 Februari 2026 19:24

Kontribusi Terminal Tanjung Sekong terhadap kebutuhan LPG nasional

Kontribusi Terminal Tanjung Sekong terhadap kebutuhan LPG nasional

13 Februari 2026 18:47

Pertamina Patra Niaga RJBB perkuat kesiapsiagaan bencana di SMPN 1 Balongan

Pertamina Patra Niaga RJBB perkuat kesiapsiagaan bencana di SMPN 1 Balongan

13 Februari 2026 10:45

Pertamina Patra RJBB apresiasi Polda Jabar ungkap penyalahgunaan LPG 3 Kg

Pertamina Patra RJBB apresiasi Polda Jabar ungkap penyalahgunaan LPG 3 Kg

11 Februari 2026 15:22

Pertamina Patra RJBB gelar sosialisasi penggunaan LPG aman bagi rumah tangga

Pertamina Patra RJBB gelar sosialisasi penggunaan LPG aman bagi rumah tangga

10 Februari 2026 21:29

Terpopuler

Kawasan Royal Baroe Kota Serang jadi incaran investor pascapenataan

Kawasan Royal Baroe Kota Serang jadi incaran investor pascapenataan

Ini target Febri Hariyadi selepas dari Persib Bandung

Ini target Febri Hariyadi selepas dari Persib Bandung

Polda Banten dorong penghijauan pascatambang di Banten

Polda Banten dorong penghijauan pascatambang di Banten

BMKG imbau warga waspadai cuaca ekstrem di Banten pada 16-21 Februari

BMKG imbau warga waspadai cuaca ekstrem di Banten pada 16-21 Februari

Kemenhub tambah kapal untuk mudik Lebaran di pelabuhan alternatif Banten

Kemenhub tambah kapal untuk mudik Lebaran di pelabuhan alternatif Banten

Top News

  • Posisi hilal tak penuhi kriteria MABIMS, awal Ramadhan Kamis

    Posisi hilal tak penuhi kriteria MABIMS, awal Ramadhan Kamis

    19 jam lalu

  • Mudik Lebara, pemerintah optimalkan empat pelabuhan di Banten

    Mudik Lebara, pemerintah optimalkan empat pelabuhan di Banten

    16 Februari 2026 15:50

  • 11.319 peserta BPJS PBI di Kota Serang dinonaktifkan

    11.319 peserta BPJS PBI di Kota Serang dinonaktifkan

    10 Februari 2026 14:28

  • Menkeu Purbaya sidak perusahaan tunggak pajak hingga Rp500 miliar di Tangerang

    Menkeu Purbaya sidak perusahaan tunggak pajak hingga Rp500 miliar di Tangerang

    5 Februari 2026 15:24

  • KLH tempuh langkah hukum kasus dugaan kelalaian PT Vopak Cilegon

    KLH tempuh langkah hukum kasus dugaan kelalaian PT Vopak Cilegon

    4 Februari 2026 13:31

Antara News banten
banten.antaranews.com
Copyright © 2026
  • Top News
  • Terkini
  • RSS
  • Twitter
  • Facebook
  • Seputar Banten
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kesra
  • Polhukam
  • Ketentuan Penggunaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman
  • Kebijakan Privasi
  • BrandA
  • ANTARA Foto
  • Korporat
  • PPID
  • www.antaranews.com
  • Antara Foto
  • IMQ
  • Asianet
  • OANA