Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy meminta organisasi perangkat daerah (OPD) di Pemprov Banten yang diberi tugas dalam penataan Banten Lama serta Pemkot Serang agar bisa memprioritaskan peningkatan kenyamanan bagi pengunjung atau wisatawan di kawasan tersebut, termasuk penertiban parkir dan dugaan pungutan liar (pungli).

"Beberapa hari lalu terkait fungsi pelayanan, ramai diberitakan ada pungli di Kawasan Banten Lama yang membuat masyarakat atau pengunjung tidak nyaman. Seharusnya fungsi pemerintahan ada di sana, khususnya OPD terkait yang ditugaskan menangani revitalisasi Banten Lama, dapat melakukan pendekatan dan menyosialisasikan kepada masyarakat," kata Andika Hazrumy di Serang, Senin.

Wagub Banten menyoroti banyaknya laporan masyarakat mengenai ketidaknyamanan saat mengunjungi Kawasan Banten Lama pada libur Lebaran yang lalu. Oleh karenanya, Wagub meminta OPD pengelola kawasan, termasuk Pemkot Serang, dapat memprioritaskan peningkatan kenyamanan kawasan wisata religi tersebut dalam rangka pelayanan terhadap masyarakat.

"Kalau pungutan itu dilakukan masyarakat sekitar, kami memang tidak bisa memaksa. Tapi semestinya OPD bisa memberikan pemahaman yang baik agar hal itu tidak terjadi. Seharusnya dari awal dikawal dengan baik dan harus segera ditangani karena pembangunan masih berjalan," katanya.

Menurut Andika, OPD terkait, seperti Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas PUPR dan lainnya, semestinya dapat bersinergi tidak hanya antar-OPD di lingkungan Pemprov Banten, tapi juga dengan OPD terkait di pemerintah daerah, yakni Kota Serang, terutama dalam pengelolaan parkir dan sampah untuk kebersihan kawasan.

Ia mengatakan, meningkatnya kunjungan wisatawan pada libur Lebaran seharusnya dapat diantisipasi terkait pengelolaan sampah agar tidak berserakan dan merusak keindahan kawasan. Oleh karena itu, hal tersebut harus menjadi prioritas bersama karena merupakan salah satu pelayanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

"Tidak harus Gubernur atau Wagub, kita ini kan fungsi manajerial yang dibantu maksimal oleh OPD dan jajaran ASN. Kalau misalnya Gubernur dan Wagub ngurusin masalah parkir itu di luar nalar. OPD yang ditugaskan harus memiliki 'sense of belonging' terhadap Banten dan Kawasan Banten Lama, karena jadi ikon yang dibanggakan Gubernur, saya dan semua masyarakat Banten. Koordinasikan dengan pemda setempat dan cari solusi bersama, jangan saling menyalahkan," kata Andika.

Gubernur Banten Wahidin Halim sebelumnya juga menyoroti persoalan tersebut karena banyaknya laporan masyarat yang merasa tidak nyaman dengan kondisi Banten Lama yang kembali semerawut saat banyaknya kunjungan pada libur lebaran, padahal lokasi wisata ziarah tersebut sduah dilakukan revitalisasi oleh Pemprov Banten.

Oleh karena itu, Gubernur Banten meminta kepada OPD yang bertanggungjawab dalam pemeliharaan Banten Lama untuk kembali melakukan penataan dan menjaga kenyamanan pengunjungnya, sebelum dibentuk pengelola kawasan Banten Lama karena masih dalam tahap penataan atau revitalisasi. 

Pewarta: Mulyana

Editor : Sambas


COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2019