Para pejuang Palestina melancarkan serangkaian serangan roket ke kota-kota dan desa-desa Israel pada Sabtu, sehingga mengundang serangan-serangan udara dari jet-jet tempur Israel, kata militer Israel.

Radio Israel melaporkan sedikitnya 50 roket ditembakkan dalam waktu sekitar 30 menit, sebagian masuk jauh ke wilayah bagian selatan Israel.

Sejauh ini belum ada laporan korban di pihak Israel karena banyak roket itu dicegat dan peringatan serangan roket membuat warga masyarakat berlarian ke tempat-tempat perlindungan.

Para pejabat kesehatan Jalur Gaza mengatakan tiga warga Palestina menderita cedera dalam satu serangan udara oleh Israel.

Serangan terbaru itu terjadi setelah pembunuhan dua gerilyawan kelompok Hamas akibat serangan udara Israel pada Jumat. Hamas memerintah Jalur Gaza. Militer Israel menyatakan serangan udara itu merupakan balasan atas penembakan dari Jalur Gaza yang telah melukai dua tentara Israel dekat perbatasan.

Dua lagi warga Palestina tewas pada Jumat oleh pasukan Israel dalam aksi-aksi unjuk rasa yang sering diadakan tiap pekan di perbatasan Jalur Gaza-Israel.

Para penengah Mesir bekerja untuk mencegah peningkatan lebih lanjut.

Hamas mengatakan dalam satu pernyataan pada Kamis bahwa kepala Gaza, Yahya Al-Sinwar, telah pergi ke Kairo untuk mengadakan pembicaraan mengenai usaha-usaha agar suasana tenang terpelihara di sepanjang perbatasan itu dan mengatasi kesulitan di kawasan kantung itu.

Sumber: Reuters


 

Pewarta: Mohamad Anthoni

Editor : Sambas


COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2019