Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Serang, Provinsi Banten, mengoptimalkan penjaringan calon kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) melalui pembinaan dengan sistem zonasi untuk menggali potensi qori dan qoriah yang merupakan putra-putri asli daerah.

Ketua Harian LPTQ Kabupaten Serang Budi Haryadi, di Serang, Minggu, menyampaikan kepuasannya terhadap hasil penjaringan calon kafilah tersebut yang dilakukan di setiap zona kecamatan se-Kabupaten Serang.

"Strategi LPTQ Kabupaten Serang membuat saya cukup puas. Kami betul-betul mendapatkan potensi sesungguhnya yang selama ini tidak kita ketahui," ujar Budi.

Baca juga: Bupati Serang ajak kader Muslimat NU jaga kondusivitas daerah

Pembinaan Zona III tersebut mencakup enam wilayah, yakni Kecamatan Petir, Tunjung Teja, Baros, Cikeusal, Pamarayan, dan Bandung. Budi menjelaskan bahwa pembinaan difokuskan berbasis zonasi agar pelaksanaannya jauh lebih efisien secara waktu dan tepat sasaran.

Melalui penjaringan tersebut, LPTQ menemukan fakta bahwa sejumlah calon kafilah berprestasi yang berdomisili di Kabupaten Serang sebelumnya justru tampil mewakili kabupaten atau kota lain di ajang MTQ tingkat provinsi.

"Saya tanyakan ke kafilah, mereka ikut dari kabupaten dan kota lain. Ini menjadi pekerjaan rumah (PR) kita, kenapa bisa begitu. Ini soal bentuk perhatian," kata Budi.

Baca juga: Bupati Serang ajak kader Muslimat NU jaga kondusivitas daerah

Menyikapi temuan tersebut, Budi menegaskan bahwa ke depan LPTQ akan merangkul kembali para qori dan qoriah berprestasi tersebut agar wajib mewakili daerah asalnya, yakni Kabupaten Serang. Ia menyebutkan, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, juga telah menginstruksikan secara tegas agar seluruh kafilah MTQ harus berasal dari putra-putri daerah.

"Bupati menginstruksikan LPTQ untuk merangkul semua putra daerah. Kalau sampai MTQ ada peserta dari luar daerah, kita coret, karena Kabupaten Serang adalah gudangnya qori," tegasnya.

Lebih lanjut, Budi memastikan bahwa ke depan LPTQ Kabupaten Serang tidak hanya berfokus pada cabang tilawah, tetapi juga akan berprogres meningkatkan pembinaan untuk cabang-cabang lainnya dari total 14 cabang yang dilombakan pada ajang MTQ.

"Intinya ada yang pernah juara dua atau tiga di provinsi, tapi bukan sebagai kafilah Kabupaten Serang. Insya Allah ke depan kita kunci semua, kita akan tampilkan utusan Kabupaten Serang seutuhnya," ujar Budi.

Baca juga: Pemprov Banten gandeng Muhammadiyah perkuat pendidikan anak

Pewarta: Desi Purnama Sari

Editor : Bayu Kuncahyo


COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2026