Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menobatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, Banten sebagai daerah terbaik dalam capaian indikator tuberkulosis (TBC) 2025.
"Penghargaan diberikan karena keberhasilan Pemkot Tangerang dalam menggencarkan Active Case Finding (ACF) untuk mengejar target eleminasi TBC di daerah ini," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Dini Anggraeini di Tangerang, Kamis.
Tak hanya itu, lanjut Dini, Pemkot Tangerang juga berhasil melampaui target nasional di bidang cakupan temuan kasus dan pencegahan TBC.
“Penghargaan ini menjadi bukti nyata dari komitmen, kerja keras, dan dedikasi pelayanan yang selama ini diberikan petugas kesehatan, kader, sampai masyarakat umum yang berkontribusi mendukung program eliminasi TBC di Kota Tangerang,” ujarnya.
Baca juga: Tangani TBC, Posyandu di Tangerang hadirkan inovasi "rembulan"
Ia mengatakan Pemkot Tangerang terus berkomitmen menggencarkan aksi penanggulangan untuk merealisasikan eliminasi TBC yang ditargetkan dapat tercapai pada tahun 2030.
Hal ini diperkuat dengan sejumlah program unggulan, seperti Ransel TBC sampai ACF yang tersedia di 39 Puskesmas di Kota Tangerang.
“Tidak hanya menggencarkan layanan ACF semata, kami juga menjalin kerja sama dengan semua lapisan masyarakat, mulai dari perangkat daerah, fasilitas kesehatan, kader Posyandu, sampai komunitas masyarakat untuk mengejar target eliminasi TBC secara maksimal,” tambahnya.
Baca juga: Temukan kasus TBC, Dinkes Kota Tangerang optimalkan skrining gratis
Sebelumnya, saat kunjungan ke Kota Tangerang Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia Benjamin Paulus Octavianus mengatakan Kota Tangerang berhasil mencatat penemuan kasus TBC sebesar 126 persen, jauh melampaui target nasional, serta cakupan terapi pencegahan Tb (TPT) mencapai 92 persen dari target nasional yang ditetapkan sebesar 72 persen.
Wamenkes menuturkan pencapaian Kota Tangerang sangat tinggi, karena dengan keberadaan 104 kelurahan Siaga Tb.
"Artinya, masyarakat peduli dengan kesehatan. Ada tetangganya dengan kasus mencurigakan seperti batuk dua minggu saja langsung diperiksa, padahal belum tentu Tb. Itu membuktikan Kota Tangerang luar biasa, salah satu yang terbaik adalah Kota Tangerang," kata dia.
Baca juga: Pemkab Tangerang bantu perawatan balita penderita TBC
Editor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2025