Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, kaji kembali kenaikan insentif dan kendaraan operasional Badan Permusyawaratan Desa (BPD) usai menerima aspirasi dari Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) Kabupaten Serang, Banten.

"Alhamdulillah soal insentif sudah kita akomodasi. Ke depan saya ingin terus memperjuangkan kenaikan insentif namun harus melihat kondisi fiskal," ujar Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah di Serang, Jumat.

Selain insentif, aspirasi lain yang disampaikan BPD adalah peningkatan kapasitas, Zakiyah menyampaikan untuk peningkatan kapasitas ini akan diprogramkan melalui dinas terkait.

Baca juga: Petani Serang sambut baik penurunan HET pupuk subsidi

Sementara itu, terkait permintaan kendaraan operasional dan kantor kesekretariatan BPD, ia menegaskan akan meninjau kemampuan anggaran daerah.

"Demi warga Serang saya ingin memberikan yang terbaik tapi harus disesuaikan dengan kondisi riil keuangan kita, kendaraan operasional memang penting," katanya.

Aspirasi juga mencakup masalah aset desa yang belum terselesaikan. Bupati berjanji akan menjembatani hal ini agar tidak ada silang sengketa antar sesama warga.

Sementara itu, Ketua PABPDSI Kabupaten Serang, A Mahmudin, menekankan bahwa pertemuan ini bertujuan untuk mempertegas penguatan-penguatan BPD.

"Alhamdulillah kami bisa bertemu langsung dengan Bupati sehingga kami dapat langsung menyampaikan aspirasi dari bawah. Kami menyampaikan kondisi dan permasalahan yang ada di bawah termasuk di pemerintahan desa dan BPD," katanya.

Baca juga: Kekurangan kelas, siswa SDN Cirangkong Serang belajar bergantian

Pewarta: Desi Purnama Sari

Editor : Bayu Kuncahyo


COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2025