Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Banten menyiagakan delapan posko bencana di sejumlah lokasi untuk percepatan penanganan bencana alam.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Maryono Hasan di Tangerang, Selasa, mengatakan pembuatan posko ini untuk merespons perkembangan cuaca saat ini yang telah memasuki musim hujan dan sering menimbulkan banjir.

Oleh karena itu, BPBD bersama dengan instansi lainnya membuat mitigasi dini, di antaranya membuat posko serta menyiagakan personel selama 24 jam.

Baca juga: Komisi V DPRD Banten ingatkan BPBD waspadai potensi bencana

Bencana yang ditangani, kata dia, tak hanya banjir tetapi juga lainnya, seperti puting beliung dan pohon tumbang, dampak musim hujan.

"Petugas juga akan fokus pada situasi daerah rawan bencana. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap bencana yang bisa datang kapan saja," kata dia.

Tidak hanya warga di wilayah rawan banjir, tetapi mereka yang tinggal di dataran lebih tinggi juga diimbau selalu waspada terhadap bencana.

Pihaknya juga mengajak masyarakat menggelar kerja bakti membersihkan lingkungan dan memastikan gorong-gorong tidak tersumbat lumpur atau sampah yang membuat aliran air terhambat dan mengakibatkan banjir.

“Bencana di musim penghujan harus diwaspadai semua pihak, terutama masyarakat di pemukiman rawan banjir, begitu juga dengan seluruh petugas yang di siap siagakan untuk melakukan penanganan secepat mungkin,” katanya.

Jika masyarakat Kota Tangerang membutuhkan bantuan terkait dengan bencana banjir atau lainnya bisa menghubungi layanan 112, aplikasi laksa maupun nomor piket 24 jam di 021-5582144.

Baca juga: Antisipasi banjir, BPBD Tangerang siagakan personel hingga perahu karet

Pewarta: Achmad Irfan

Editor : Bayu Kuncahyo


COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2023