Kepala Bea Cukai Merak Beni Novri, Senin (20/06), melepas ekspor perdana sebanyak 1.000 ton gula kristal rafinasi yang diproduksi PT Berkah Manis Makmur yang berada di wilayah Kabupaten Serang, Banten, untuk dikirim ke negara tujuan Vietnam. Direktur Operasional PT BMM Herman Manua menjelaskan, Ekspor perdana sebanyak seribu ton dari total 55 ribu ton gula kristal rafinasi tujuan Vietnam yang tersekjul selesai dalam satu bulan kedepan, merupakan realisasi tahap awal dari komitmen 100 ribu ton ekspor gula yang disetujui Vietnam selaku pembeli.

Kegiatan ekspor ini merupakan peluang besar untuk perusahaannya agar dikenal luas oleh negara negara tetangga. PT BMM sendiri akan memanfaatkan peluang tersebut dengan menunjukan kualitas ekpsor.

"Untuk hari ini saja kita ada 1000 ton gula kristal rafinasi yang sudah terskejul muat, dalam satu bulan ini kita canangkan 55.000 ton selesai," kata Herman.

Herman juga menyebut gula kristal rafinasi yang diekspor ke negara tujuan Vietnam merupakan perdana dilakukan oleh perusahaannya. "Total kuota izin ekspor yang didapat 100.000 ton, Nilai ekspornya 650 dolar per ton," ungkapnya.

Permintaan untuk ekspor datang dari sejumlah negara, namun saat ini dari sisi harga, negara Vietnam merupakan negara yang memiliki nilai pembelian baik.

"Yang minta (ekspor) banyak, cuma harga masih bervariasi, tentunya kita pilih yang terbaik, dan sekarang ini Vietnam yang terbaik," ujarnya.

Namun demikian, kedepan pihaknya  menargetkan akan berupaya mengeskpor ke negara tetangga lainnya seperti Jepang.

Sementara itu, Kepala Kantor Bea Cukai Merak, Beni Novri mengatakan, sebagai dukungan terhadap kegiatan ekspor, pihaknya memberikan fasilitas KITE. Namun tentunya dengan persyaratan yang cukup ketat.

Pewarta: Susmiatun Hayati

Editor :


COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2022