Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah meminta kepada masyarakat untuk segera melapor kepada aparat pemerintahan terdekat jika menemukan adanya sumbatan di saluran air yang berpotensi terjadinya genangan.

"Laporkan kepada kami apabila ada sumbatan saluran atau hal-hal yang dianggap akan menyebabkan genangan, kami siap membantu," kata dia usai meninjau salah satu saluran air di Kelurahan Jurumudi, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Banten, Senin.

Baca juga: Mayoritas sekolah negeri di Kabupaten Tangerang telah jalani PTM terbatas

Ia juga mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap tingginya curah hujan yang sedang terjadi saat ini.

Warga diharapkan bekerja sama dengan pemerintah dalam menjaga kebersihan salurah air, tidak membuang sampah sembarangan, serta menjaga kesehatan.

Pada hari ini, Wali Kota Arief telah menginstruksikan Dinas PUPR untuk melakukan pengerukan sedimen pada saluran-saluran air agar bisa menampung air dengan maksimal sebagai solusi mengatasi banjir.

"Segera lumpurnya dilakukan pengerukan agar bisa memaksimalkan jalan air," kata dia.

Dalam pantauannya bersama Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang Decky Priambodo serta Camat Benda Achmad Suhaely, terdapat sedimentasi lumpur di beberapa saluran di wilayah itu sehingga diperkirakan bisa menyebabkan luapan air apabila hujan deras.

Di lokasi yang berbeda di Kecamatan Benda, Wali Kota Arief juga menelusuri saluran sekitar Rawa Bamban Kelurahan Jurumudi untuk memastikan aliran air berjalan dengan baik.

"Sementara ini laporan warga Rawa Bamban tidak ada banjir, tidak ada limpasan air atau genangan yang meluap di lingkungan sekitar, tapi kami tetap lakukan pemeliharaan berkala guna antisipasi banjir dan genangan," kata dia.

Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang Decky Priambodo mengatakan langkah preventif dalam penanganan banjir saat musim hujan dengan membangun 18 turap di 13 kecamatan serta 239 pompa banjir dan membangun 117 saluran drainase.

Pewarta: Achmad Irfan

Editor : Sambas


COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2021