Pengolahan sampah untuk bahan bakar PLTU Suralaya

  • Rabu, 2 Juli 2025 22:49

Petugas memasukkan sampah ke dalam mesin insinerator saat uji coba di Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Mutiara Bangsa, Cipondoh, Kota Tangerang, Banten, Rabu (2/7/2025). Teknologi insinerator ramah lingkungan tersebut mampu mengurangi volume sampah hingga 95-96 persen tanpa menghasilkan polusi udara maupun limbah berbahaya untuk meringankan beban tempat pembuangan akhir serta mendorong pengelolaan sampah mandiri di tingkat lokal. ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/gp

Pekerja mengeluarkan sampah organik dari mesin kompos pencacah di TPSA Bagendung, Kota Cilegon, Banten, Rabu (2/7/2025). Pemerintah Kota Cilegon mendukung program Net Zero Emission 2060 melalui pengolahan limbah sampah organik yang dijadikan sebagai BBJP atau bahan bakar energi alternatif untuk menggantikan sekitar lima persen penggunaan batu bara yang disuplai ke PLTU Suralaya dengan produksi mencapai 10 ton BBJP per hari. ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/gp

Pekerja menunjukkan bahan bakar jemputan padat (BBJP) yang telah diolah di TPSA Bagendung, Kota Cilegon, Banten, Rabu (2/7/2025). Pemerintah Kota Cilegon mendukung program "Net Zero Emission 2060" melalui pengolahan limbah sampah organik yang dijadikan sebagai BBJP atau bahan bakar energi alternatif untuk menggantikan sekitar 5 persen penggunaan batu bara yang di suplai ke PLTU Suralaya dengan produksi mencapai 10 ton BBJP per hari. ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/gp

Berita Terkait