Robot penyelamat karya mahasiswa di Kota Cilegon

  • Kamis, 26 Juni 2025 14:22

Mahasiswa tim Untirta Robotic Club mengamati uji coba robot penyelamat atau Search and Rescue (SAR) yang diberi nama Tirtapod di Fakultas Teknik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Kota Cilegon, Banten, Rabu (25/6/2025). Purwarupa robot penyelamat yang dibekali sensor pendeteksi manusia tersebut bertujuan untuk pencarian korban yang tertimpa reruntuhan bangunan saat situasi gempa bumi dan tsunami. ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/gp

Robot penyelamat atau Search and Rescue (SAR) yang diberi nama Tirtapod melakukan uji coba di Fakultas Teknik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Kota Cilegon, Banten, Rabu (25/6/2025). Purwarupa robot penyelamat yang dibekali sensor pendeteksi manusia tersebut bertujuan untuk pencarian korban yang tertimpa reruntuhan bangunan saat situasi gempa bumi dan tsunami. ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/gp

Robot penyelamat atau Search and Rescue (SAR) yang diberi nama Tirtapod melakukan uji coba di Fakultas Teknik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Kota Cilegon, Banten, Rabu (25/6/2025). Purwarupa robot penyelamat yang dibekali sensor pendeteksi manusia tersebut bertujuan untuk pencarian korban yang tertimpa reruntuhan bangunan saat situasi gempa bumi dan tsunami. ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/gp

Mahasiswa tim Untirta Robotic Club melakukan pemasangan robot penyelamat atau Search and Rescue (SAR) yang diberi nama Tirtapod di Fakultas Teknik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Kota Cilegon, Banten, Rabu (25/6/2025). Purwarupa robot penyelamat yang dibekali sensor pendeteksi manusia tersebut bertujuan untuk pencarian korban yang tertimpa reruntuhan bangunan saat situasi gempa bumi dan tsunami. ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/gp

Berita Terkait