Tangerang (ANTARA) - Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Tangerang Yayat Sugiarti Herman mengatakan Program DWP Mengajar di sekolah tahap pertama memprioritaskan edukasi pencegahan perundungan yang memerlukan perhatian di tengah masyarakat.
"Pencegahan bullying atau perundungan menjadi fokus kami karena mengancam masa depan anak. Program ini selaras dengan Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 demi mewujudkan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari rasa takut," kata Yayat Sugiarti dalam keterangannya di Tangerang, Jumat.
Ia menuturkan program ini juga sejalan untuk menyukseskan Asta Cita ke-4 pemerintah dalam membangun SDM unggul dan berkarakter menuju Indonesia Emas 2045.
"Kami memastikan, program ini bukan sekadar aktivitas seremonial tapi wadah interaksi emosional dan penanaman budi pekerti yang komprehensif bagi anak-anak di Kota Tangerang," katanya.
Baca juga: DWP Banten dorong ketahanan keluarga untuk wujudkan Generasi Emas 2045
Ia mengatakan setiap kegiatan berlangsung, nantinya para anggota DWP turun langsung ke ruang kelas, bertindak sebagai inspirator sekaligus pengajar guna membagikan ilmu pengetahuan, pengalaman praktis, serta nilai-nilai kehidupan yang positif kepada para peserta didik.
Langkah strategis ini merupakan bentuk kontribusi nyata dan proaktif dari jajaran pengurus serta anggota DWP dalam mendukung penyiapan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, tangguh dan berkarakter sejak usia dini.
"Melalui DWP Mengajar, kami hadir untuk berbagi pengalaman hidup dan menyuntikkan pilar karakter yang kokoh agar anak-anak tumbuh menjadi generasi cerdas serta berakhlak mulia," jelasnya.
Baca juga: Bupati Serang minta DWP fokus pada program pemberdayaan ekonomi
Di sisi lain, materi DWP Mengajar dirancang dinamis mengikuti kebutuhan. Untuk fase awal, program ini memprioritaskan edukasi pencegahan perundungan yang kini memerlukan perhatian serius masyarakat.
Lebih lanjut, gerakan DWP Mengajar ini akan bergulir secara berkesinambungan ke sekolah-sekolah di 12 kecamatan lainnya di Kota Tangerang.
"Program ini diharapkan mampu memicu anggota DWP untuk konsisten berinovasi di bidang sosial dan pendidikan, sehingga organisasi ini terus menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Baca juga: DWP Kemendagri studi tiru pemberdayaan masyarakat Kampung Jimpitan
Pewarta: Achmad IrfanEditor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.