Serang (ANTARA) - Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, meminta Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Serang, Provinsi Banten, memfokuskan program kerjanya pada pemberdayaan ekonomi perempuan guna memperkuat ketahanan keluarga secara menyeluruh.
Hal tersebut ditegaskan Bupati Serang saat menghadiri Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 DWP tingkat Kabupaten Serang di Gedung Korpri, Serang, Banten, Kamis.
"Saya meminta program mengenai pemberdayaan perempuan, kemudian program pemberdayaan ekonomi, dan ketahanan keluarga menjadi prioritas," ujar Zakiyah, sapaan akrabnya.
Baca juga: DWP Banten dorong ketahanan keluarga untuk wujudkan Generasi Emas 2045
Menurut Bupati, DWP harus mampu bertransformasi menjadi mitra strategis pemerintah daerah. Ia berharap organisasi para istri aparatur sipil negara (ASN) tersebut tidak sekadar menjadi ajang pertemuan sosial atau arisan semata, melainkan harus mampu menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di tingkat akar rumput.
"Bantu pemerintah agar programnya lebih masif lagi. Sinergitas DWP selama ini sudah baik, tapi ke depan semoga lebih maksimal lagi dalam menyentuh lapisan masyarakat," katanya.
Dalam kesempatan itu, Zakiyah juga mengingatkan bahwa ketahanan ekonomi keluarga memiliki korelasi erat dengan kualitas pendidikan anak bangsa menyongsong Indonesia Emas 2045. Ia menyebut peran ibu sangat sentral sebagai sekolah pertama bagi anak-anak.
Baca juga: Penampilan DWP Kumham Banten pada Pergela dapat apresiasi Wastra Banten
Menanggapi permintaan tersebut, Ketua DWP Kabupaten Serang, Dian Kartika, menyatakan komitmennya untuk merealisasikan arahan Bupati.
Pihaknya siap merancang program yang tidak hanya mendukung tugas suami, tetapi juga menjadikan anggota DWP sebagai ibu pendidik yang unggul dan mandiri secara ekonomi.
"Tentu ini perlu dukungan semua pihak untuk melahirkan generasi yang lebih baik melalui penguatan peran perempuan," pungkas Dian.
Baca juga: DWP Kemendagri studi tiru pemberdayaan masyarakat Kampung Jimpitan
