Lebak (ANTARA) - Areal persawahan di Kabupaten Lebak, Banten mulai mengalami kekeringan setelah beberapa hari terakhir di daerah itu tidak dilanda hujan.
"Kami memperkirakan jika iklim kemarau panjang atau El Nino terjadi awal Juni 2026 dipastikan kesulitan mendapatkan ketersediaan air," kata Ata (50) seorang petani Blok Cipendeuy Kabupaten Lebak, Jumat.
Tanaman padi di wilayahnya sudah empat hari tidak dilanda hujan, tanaman padi berusia 15 hari setelah tanam mulai kekeringan.
Namun, beruntung petani di sini bisa memanfaatkan pompa dengan menyedot air Sungai Cimanggu.
Baca juga: Hadapi Godzilla El Nino, Distan Lebak petakan sawah rawan kekeringan
Pompa itu, kata dia, bantuan dari Kementerian Pertanian untuk mengatasi bila terjadi kekeringan.
"Kami di sini menanam padi pada Mei 2026 di areal persawahan tadah hujan dan hanya mengandalkan curah hujan," katanya menjelaskan.
Ketua Kelompok Tani Cipendeuy Kabupaten Lebak H Supendi mengatakan, pihaknya sudah mempersiapkan untuk mengatasi kemarau panjang dengan menyiapkan pompa irigasi.
Mereka petani bisa memanfaatkan pompa irigasi dengan menyedot air sungai juga pompa pantek yang bisa menyedot air dalam tanah.
"Kami sekarang mulai dilakukan pompa irigasi dengan menyedot air sungai untuk menyelamatkan puluhan hektar tanaman padi," katanya.
Baca juga: Produksi beras di Lebak Januari-April 2026 tembus 157.748 ton
Sementara itu, Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Dodi Hermawan mengatakan, pihaknya menginstruksikan kepada tenaga penyuluh agar melakukan pendataan areal persawahan menghadapi perubahan iklim El Nino tersebut.
Pendataan itu, kata dia, nantinya bisa dilakukan penyelamatan tanaman padi bisa dipanen dengan cara dilakukan pompanisasi maupun penyedotan air dari aliran sungai.
Namun, sejauh ini kekeringan areal persawahan belum begitu parah karena ada beberapa lokasi masih tersedia pasokan air.
Selain itu juga petani masih bisa menggunakan pompa bantuan dari pemerintah.
"Kami berharap dengan melakukan pompanisasi dapat memenuhi ketersediaan pasokan air," katanya menjelaskan.
Baca juga: Luas tanam di Lebak periode Januari-April capai 88.770 hektare
Pewarta: Mansyur suryanaEditor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026