Serang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, Banten, mencatat capaian program Cek Kesehatan Gratis (CKG) berhasil menjangkau 559.770 jiwa penduduk dalam kurun waktu satu tahun terakhir.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang, Efrizal, di Serang, Selasa, memaparkan bahwa rekapitulasi data jangkauan ratusan ribu jiwa tersebut tercatat mulai dari periode Juni 2025 hingga 30 Maret 2026.
Menurutnya, angka capaian yang masif ini merupakan bukti nyata keberhasilan program kesehatan di bawah kepemimpinan Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, dan Wakil Bupati Serang, Muhammad Najib Hamas, dalam memperluas akses layanan primer bagi warganya.
"Peningkatan kualitas kesehatan masyarakat tidak cukup hanya dengan program kuratif, tetapi harus dimulai dari pembenahan layanan primer. Tingginya capaian layanan ini menunjukkan bahwa akses masyarakat terhadap fasilitas kesehatan kini jauh lebih mudah dan merata," kata Efrizal.
Baca juga: Dinkes Lebak targetkan realisasi CKG tertinggi di Banten
Tingginya angka jangkauan layanan kesehatan tersebut juga ditopang oleh langkah strategis Pemkab Serang dalam memfasilitasi jaminan pembiayaan kesehatan masyarakat kurang mampu secara inklusif.
Berdasarkan data yang dihimpun, ratusan ribu jiwa tersebut telah terproteksi melalui BPJS Kesehatan dengan rincian tanggungan PBI APBN sebanyak 373.865 jiwa, tanggungan APBD Pemkab Serang sebanyak 161.797 jiwa, serta APBD Pemerintah Provinsi Banten sebanyak 181.485 jiwa.
"Jaminan kesehatan adalah hak dasar masyarakat. Dengan dukungan pembiayaan dari pusat, provinsi, dan daerah, kami ingin masyarakat yang sakit bisa sepenuhnya fokus pada kesembuhan tanpa dibebani kekhawatiran biaya," tegasnya.
Guna mengakomodasi tingginya jangkauan layanan warga tersebut, Pemkab Serang terus membenahi infrastruktur kesehatan. Pada tahun ini, pemerintah daerah telah merehabilitasi empat puskesmas dan membangun satu puskesmas baru.
Perbaikan fasilitas kesehatan ini diiringi dengan penguatan program promotif dan preventif, khususnya dalam penanganan gizi buruk, penurunan angka stunting (tengkes), serta penekanan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB).
Baca juga: Kejari Tangerang gelar CKG jaga kebugaran fisik pegawai
Pewarta: Desi Purnama SariEditor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026