Walaupun memang butuh hasil seri, tapi kami maksimal incar kemenangan dan kami ingin bikin sejarah di kota sendiri

Serang (ANTARA) - Gelandang Persib Bandung, Adam Alis mengaku bangga sekaligus tidak percaya timnya mampu mengamankan kemenangan atas PSM Makassar di Stadion Gelora B.J. Habibie Parepare, Minggu (17/5).

Setelah gol Thom Haye menit 33 disamakan Yuran Fernandez menit 54, Persib mengunci kemenangan melalui tandukan Julio Cesar pada menit 90+7.

Bagi Adam Alis, kemenangan ini terasa sangat spesial karena PSM tergolong sulit ditaklukkan oleh Persib di kandangnya dalam beberapa tahun terakhir. Bukan sekadar tiga poin krusial dalam perburuan gelar juara, kemenangan di Parepare menjadi pemutus catatan negatif Persib di markas tim berjuluk Juku Eja tersebut.

"Rasanya bangga dan enggak percaya kami bisa meraih hasil maksimal di kandang PSM. Karena ini bukan pertandingan yang mudah buat Persib. Tapi kami bisa melalui itu dengan baik karena kerja keras semua," kata Adam Alis dikutip dari laman resmi tim, Senin.

Baca juga: Persib Bandung menang atas PSM Makassar, juara semakin dekat

Meski berhasil membawa pulang modal yang sangat berharga, Adam Alis mengingatkan rekan-rekan untuk tidak larut dalam euforia. Kini, fokus tim sepenuhnya dialihkan ke laga pamungkas melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu (23/5).

Secara matematis, Maung Bandung hanya membutuhkan hasil seri di laga terakhir untuk mengunci gelar juara. Kendati demikian, pemain bernomor punggung 18 ini menegaskan, timnya tetap membidik kemenangan di hadapan publik sendiri.

"Yang pasti kami tetap rendah hati karena semua belum selesai. Kami fokus. Walaupun memang butuh hasil seri, tapi kami maksimal incar kemenangan dan kami ingin bikin sejarah di kota sendiri," tegasnya.

Motivasi skuad Pangeran Biru kian berlipat karena mereka ingin memutus tren Persib selalu memastikan gelar juara di luar kota.

Baca juga: Tamirlan Kozubaev bicara hasil Persita Tangerang lawan Malut United



Pewarta: Mulyana
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026