Tangerang (ANTARA) - Direktur Pengembangan Ekosistem Digital, Kementerian Komunikasi dan Digital Sonny Hendra Sudaryana menekankan pentingnya memperkuat konektivitas antarnegara ASEAN sebab kemajuan kawasan akan sangat ditentukan oleh kemampuan menghubungkan ide, talenta, dan peluang lintas pasar. 

“Ke depan, ASEAN perlu bergerak sebagai ekosistem yang saling terhubung, bukan sebagai pasar yang berjalan sendiri-sendiri. Hal ini membutuhkan koordinasi lebih kuat antara kebijakan, platform ekosistem startup, dan para mitra. Sehingga, para founder startup mampu berkembang lintas negara dengan dukungan dan arah yang jelas,” kata Sonny dalam acara Innovate for Impact Day Jakarta 2026 di The Garuda Spark Innovation Hub (GSIH) fX Sudirman-Jakarta.

Ahmad Azuar Zainuddin selaku Chief Executive Officer Satu Creative ASEAN menambahkan saat ini berada pada momentum penting dalam perjalanan inovasinya, di mana kolaborasi akan menjadi faktor penentu keberhasilan ke depan. 

“Saat ini merupakan momen penting terbukanya berbagai peluang di ASEAN, tetapi tantangan yang dihadapi juga semakin kompleks. Masa depan kawasan ini akan sangat ditentukan oleh kemampuan kita berkolaborasi lintas industri, yang menghubungkan founder, investor, pemerintah, dan para mitra untuk mengubah ide menjadi inovasi berdampak nyata dan berkelanjutan,” kata dia dalam keterangan resminya.

Baca juga: Indonesia jadi tujuan investor tanamkan modal sektor "startup"

Di Satu Creative, lanjutnya, inovasi usaha seharusnya mampu meningkatkan kualitas hidup. Dukungan untuk startup dan inovator yang memiliki tujuan jelas, tidak hanya mampu membangun bisnis. 

"Namun, kita juga dapat menciptakan lapangan pekerjaan, memperkuat supply chains, membuka peluang ekonomi baru, sekaligus membantu menjawab tantangan sosial, ekonomi, dan lingkungan di kawasan kita. Itulah potensi sesungguhnya dari inovasi di ASEAN,” ungkapnya. 

Innovate for Impact Day Jakarta 2026 mempertemukan lebih dari 90 pendiri startup, investor, tokoh dalam industri startup, serta perwakilan pemerintah dari berbagai negara ASEAN, dengan partisipasi aktif dari Malaysia dan Indonesia. 

Acara ini juga menjadi momentum penandatanganan perjanjian kerja sama antara Satu Creative dengan Kementerian Komunikasi dan Digital dalam memperkuat kolaborasi ekosistem inovasi ASEAN melalui pengembangan kolaborasi lintas negara yang lebih terstruktur. 

Baca juga: Menkomdig Meutya sebut adopsi AI bisa bantu tingkatkan PDB



Pewarta: Achmad Irfan
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026