Tangerang (ANTARA) - Pembangunan jembatan Garuda di Jalan Gorong-Gorong Panunggangan Utara Pinang, Kota Tangerang, Banten hasil kolaborasi pemerintah, TNI, serta masyarakat, telah selesai dilakukan dan dapat menunjang aktivitas masyarakat serta memperkuat pertumbuhan ekonomi kawasan.

Danrem 052/Wijayakrama Brigjen TNI Faizal Rizal di Tangerang Jumat menjelaskan Program Jembatan Garuda merupakan bagian dari dukungan terhadap program Presiden Prabowo Subianto untuk membantu masyarakat.

Ia menyebutkan, saat ini terdapat 13 titik pembangunan Jembatan Garuda di wilayah Korem 052. Sebanyak dua titik sedang dalam proses pembangunan di Tigaraksa, sementara sembilan titik lainnya masih dalam tahap verifikasi.

Baca juga: Polda Banten bangun Jembatan Merah Putih Presisi di Serang

Selain itu, Korem 052 bersama jajaran TNI juga telah melaksanakan renovasi 80 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) melalui program Gentengisasi secara swadaya dan kolaboratif.

“Ada yang berasal dari bantuan swadaya, dukungan CSR, hingga kontribusi masyarakat dan pihak-pihak yang peduli terhadap perbaikan rumah warga kurang mampu,” kata Faizal menjelaskan.

Wakil Wali Kota Tangerang Maryono menyambut positif program tersebut sebagai bentuk nyata pembangunan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Ia menilai sinergi lintas sektor menjadi kunci penting dalam menghadirkan pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Pembangunan tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi dan kepedulian bersama agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Apa yang dilakukan TNI melalui program ini patut diapresiasi karena hadir langsung menjawab kebutuhan warga,” ujar Maryono.

Baca juga: DPUPR Cilegon perbaiki empat jembatan untuk dukung mudik Lebaran 2026

Menurutnya, kehadiran Jembatan Garuda bukan hanya menjadi penghubung antarwilayah, tetapi juga menjadi akses penting yang dapat menunjang aktivitas masyarakat dan memperkuat pertumbuhan ekonomi kawasan.

“Jembatan ini akan sangat membantu mobilitas warga, mempercepat akses menuju sekolah, layanan kesehatan, maupun pusat aktivitas ekonomi masyarakat,” katanya.

Maryono bahkan mengusulkan agar program pembangunan jembatan serupa dapat diperluas ke beberapa titik lain di Kota Tangerang, seperti wilayah Batuceper dan Belendung.

Selain infrastruktur jembatan, Program Gentengisasi RTLH juga dinilai menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya bagi warga kurang mampu.

“Hunian yang layak akan memberikan rasa aman dan nyaman bagi keluarga. Program seperti ini sangat membantu masyarakat dan menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap kesejahteraan warga,” ujarnya.

Baca juga: Kerap bahayakan warga, Bupati Serang pastikan Jembatan Peng dibangun

Pewarta: Achmad Irfan
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026