Ini adalah wujud bakti TNI dan ini menjadi program rutin tahunan. Ini adalah pelaksanaan yang sudah diprogramkan pada tahun sebelumnya, bahwa sasarannya di triwulan kedua ini ke-128 wilayah Banten ada di Cilegon. Kalau sebelumnya 127 sebelumnya di ka
Kota Cilegon (ANTARA) - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 resmi dibuka di Kota Cilegon, Banten, sebagai upaya mendorong percepatan pembangunan dan pemerataan infrastruktur di wilayah.
Kegiatan yang digelar oleh Kodim 0623 Cilegon ini akan berlangsung selama satu bulan, dari tanggal 22 April hingga 21 Mei 2026. Pembukaan TMMD ke-128 dilaksanakan secara simbolis di Dermaga Indah Kiat, Merak, dengan melibatkan unsur TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat setempat.
Komandan Korem 064/Maulana Yusuf, Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto menjelaskan TMMD merupakan bagian wujud bakti TNI.
"Ini adalah wujud bakti TNI dan ini menjadi program rutin tahunan. Ini adalah pelaksanaan yang sudah diprogramkan pada tahun sebelumnya, bahwa sasarannya di triwulan kedua ini ke-128 wilayah Banten ada di Cilegon. Kalau sebelumnya 127 sebelumnya di kawasan Serang, untuk triwulan kedua ini ada di wilayah Cilegon. TMMD ini adalah suatu bentuk bagaimana Bhakti TNI untuk mewujudkan pembangunan kesejahteraan masyarakat," jelasnya.
Baca juga: Pemkab Serang dan TNI sinergi bangun desa lewat TMMD
Komandan Kodim 0623 Cilegon, Letkol Infanteri Imam Buchori, ditemui usai upacara pembukaan mengatakan bahwa program TMMD merupakan wujud sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah yang masih membutuhkan perhatian pembangunan.
“TMMD ini tidak hanya fokus pada pembangunan fisik seperti jalan dan rumah, tetapi juga kegiatan non-fisik seperti penyuluhan kepada masyarakat,” katanya.
Dalam pelaksanaannya, TMMD ke-128 di Cilegon akan menyasar sejumlah pembangunan infrastruktur, di antaranya perbaikan jalan lingkungan sepanjang 1,8 Km, rehabilitasi rumah tidak layak huni sebanyak 10 unit, pembangunan sumur bor di 10 titik, pipanisasi area pertanian untuk mendukung ketahanan pangan daerah serta pembangunan fasilitas umum lainnya.
"Kami mengkolaborasikan dengan pemerintah daerah, masyarakat bahkan industri yang mau berkolaborasi untuk mensejahterakan masyarakat Cilegon. Jadi secara teknis kami menyelaraskan program tersebut. Alhamdulillah sasaran fisiknya ada berupa pembukaan dan pemadatan jalan sepanjang 1,8 Km, pembangunan saluran air, perbaikan rumah tidak layak huni ada 10, kemudian pipanisasi 1 km, ada pembuatan MCK, ada sarana musola, kita perbaiki, ada sumur yang kita bangun 10," tambahnya.
Baca juga: Kodim Serang rehab 10 RTLH di Cikeusal jelang TMMD
Selain itu, kegiatan non-fisik juga akan dilakukan, seperti sosialisasi kesehatan, wawasan kebangsaan, hingga pemberdayaan masyarakat.
Wali Kota Cilegon, Robinsar mengatakan, Pemerintah Kota Cilegon menyambut baik pelaksanaan TMMD ini dan berharap program tersebut dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Dengan adanya TMMD ke-128 ini, diharapkan pembangunan di wilayah Cilegon dapat semakin merata serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.
"Kami mengapresiasi Korem dan Kodim yang telah melaksanakan TMMD tahun ini. Penyelenggaraan TMMD ini juga langkah konkret, langkah pasti, langkah nyata TNI hadir, TNI Manunggal bersama masyarakat kami dari Pemkot Cilegon siap berkolaborasi dan siap mensuport," kata Robinsar.
Baca juga: TMMD di Serang fokus bangun infrastruktur dan rumah warga
Pewarta: Susmiatun HayatiUploader : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026