Serang (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Serang, Banten, segera merombak kawasan Alun-Alun kota pada April ini guna memperluas pemanfaatan ruang publik sekaligus menjadikannya sebagai ikon representatif bagi Ibu Kota Provinsi Banten.

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Pembangunan dan Investasi Kota Serang Wahyu Nurjamil, di Serang, Senin, mengatakan proses lelang proyek penataan alun-alun diperkirakan sudah berjalan sejak bulan lalu, sehingga tahapan pelaksanaan fisik diharapkan bisa segera dimulai.

"Pemanfaatan ruang publik akan lebih diperluas lagi dan ditambah juga akan menjadi ikon untuk Ibu Kota Provinsi Banten. Kemanfaatannya nanti bisa dinikmati tidak hanya untuk masyarakat Kota Serang, tetapi juga masyarakat dari luar daerah," kata Wahyu.

Baca juga: Pemkot siapkan Rp60 miliar untuk revitalisasi Alun-alun Serang

Ia menjelaskan, kawasan alun-alun tersebut nantinya akan menjadi ruang publik yang lebih lapang dan dilengkapi dengan berbagai fasilitas terpadu, mulai dari ruang bermain anak, area olahraga, hingga lapangan untuk upacara.

Sebagai ikon baru, Pemkot Serang akan membangun tugu yang melambangkan sinergi tiga pilar, yakni ulama, umara (pemerintah), dan masyarakat. Seiring dengan penataan estetika dan arsitektur ruang publik tersebut, Monumen Pahlawan Masyarakat Banten yang ada saat ini akan ditiadakan.

"Kalau memang sepanjang itu bukan cagar budaya, tentu tidak menjadi persoalan. Tentunya kita harus pahami bahwa ini ada kemanfaatan yang lebih luas dari sisi estetika, arsitektur, dan lainnya yang bisa dinikmati secara lebih oleh masyarakat," ujar Wahyu menjelaskan.

Baca juga: Wali Kota fokus penetapan Kota Serang jadi Ibu Kota Banten

Selain monumen, bangunan Gelanggang Olahraga (GOR) yang berada di kawasan itu juga akan dipindahkan. Lahan bekas GOR tersebut bakal dialihfungsikan menjadi area parkir datar yang diproyeksikan mampu menampung ratusan mobil dan sepeda motor.

Untuk mengantisipasi ketiadaan ruang acara selama proyek revitalisasi berlangsung, Wahyu menambahkan bahwa pihaknya tengah berkoordinasi dengan instansi terkait agar kegiatan masyarakat bisa dialihkan sementara waktu.

"Kami sedang koordinasi dengan Kepala Disparpora supaya nanti bisa mengubah peruntukan di stadion agar dapat digunakan untuk tempat event selama masa pembangunan," katanya.

Baca juga: Pemprov Banten siap benahi Kota Serang sebagai ibu kota provinsi



Pewarta: Desi Purnama Sari
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026