Tangerang (ANTARA) - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang, Banten menurunkan alat berat untuk mengangkat tumpukan sampah yang menyumbat aliran kali Ledug di Jembatan Alamanda Periuk.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang Taufik Syahzaeni dalam keterangan di Tangerang, Kamis, mengatakan kegiatan normalisasi ini sebagai antisipasi, karena masih adanya potensi hujan deras berdampak banjir dalam beberapa hari terakhir.

“Kami selama dua hari terakhir ini terus melakukan pengerukan dam pengangkatan sampah yang hanyut dari wilayah hulu dan menumpuk di wilayah hilir sampai menyebabkan terganggunya aliran air kali Ledug yang berpotensi menimbulkan genangan hingga banjir,” ujar Taufik.

Baca juga: Pemkot Tangerang dukung percepatan program PSEL

Ia mengatakan Pemkot Tangerang akan melakukan pemantauan secara berkala untuk memastikan aliran air kembali lancar serta berfungsi normal.

Apalagi sejumlah wilayah di sepanjang bantaran kali Ledug termasuk dalam kawasan zona merah dengan tingkat potensi banjir tinggi.

Pemkot Tangerang berharap masyarakat dapat berpartisipasi meningkatkan aksi mitigasi banjir dengan menjaga lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan.

“Kami menerjunkan alat berat untuk mempercepat pengerukan dan pengangkatan sampah. Semua berjalan sesuai target sampai kondisi aliran air di kali Ledug dapat berangsur normal,” ucapnya.

Baca juga: Volume sampah di Tangerang capai 2,700 ton per hari



Pewarta: Achmad Irfan
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026