Kota Tangerang (ANTARA) - Wali Kota Tangerang, Banten, Sachrudin mengatakan kehadiran Transjabodetabek SH2 Blok M - Bandara Soekarno Hatta meminimalkan kemacetan arus lalu lintas dari atau menuju ke Kota Tangerang.
Ia menjelaskan pada pagi hari sebagian besar penduduk berangkat bekerja ke Jakarta dan Kota Tangerang sebagai kota jalur lintas melalui rute tol Jakarta-Merak, Bandara Soekarno-Hatta, Jalan Daan Mogot dan Gatot Subroto.
"Untuk itu, kami harap dengan adanya peluncuran Transjabodetabek Blok M - Bandara Soekarno Hatta ini dapat meminimalkan kemacetan lalu lintas,” kata Wali Kota Sachrudin dalam keterangannya di Tangerang, Kamis.
Baca juga: Transjabodetabek rute Blok M-Bandara Soetta resmi diluncurkan
Perlu diketahui Transjakarta secara resmi pada Kamis ini menambah rute baru menuju ke Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Kota Tangerang yang diluncurkan oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Terminal Blok M Jakarta.
Kehadiran rute ini menambah lima rute Transjakarta yang sebelumnya telah ada yakni rute Poris Plawad – Petamburan, Poris Plawad – Juanda, Ciledug – Tegal Mampang dan Puri Beta – Pancoran serta Puri Beta – Flyover Kuningan.
Wali Kota Sachrudin menambahkan kehadiran rute ini semakin memudahkan akses masyarakat khususnya para pemudik yang akan ke Bandara Soetta menjelang arus mudik lebaran tahun ini.
"Tentunya ini akan semakin memperkaya serta mempermudah akses masyarakat di wilayah Jabodetabek untuk menuju Bandara Internasional Soekarno Hatta yang ada di Kota Tangerang," ujar Sachrudin.
Baca juga: 20 unit Transjabodetabek disiapkan rute Blok M-Bandara Soekarno Hatta
Sachrudin juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Tangerang siap mendukung pengembangan konektivitas transportasi di kawasan aglomerasi Jabodetabek, termasuk melalui sinergi dengan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, serta operator transportasi.
"Oleh karena itu, kami terus mendorong kolaborasi lintas wilayah agar sistem transportasi publik semakin terintegrasi, sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat," terangnya.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menerangkan selama tiga bulan pertama tarif bus di rute tersebut akan dipatok Rp3500 untuk sekali perjalanan.
"Terutama dalam rangka menyambut Idul Fitri dan selama tiga bulan uji coba tersebut, Pemprov DKI Jakarta akan terus melakukan evaluasi terkait tarif," terang Pramono.
Untuk diketahui, Transjabodetabek SH2 Rute Blok M - Bandara Soetta tersebut berhenti di 23 titik dengan durasi perjalanan kurang lebih 121 menit, di mana rute tersebut memiliki panjang lintasan tak kurang dari 65,1 kilometer, dengan jumlah armada sebanyak 14 bus akan dengan waktu tunggu atau headway rute sekitar 10 sampai 20 menit.
Baca juga: Transjabodetabek diambang dapatkan penghargaan internasional
Pewarta: Achmad IrfanEditor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026