Saat ini bencana kebakaran di Kabupaten Lebak cukup tinggi antara 15 sampai 20 kasus.Lebak (ANTARA) - Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak mencatat dua kios warung nasi yang juga dijadikan tempat tinggal terbakar hingga rata dengan tanah.
"Beruntung, kebakaran itu tidak menimbulkan korban jiwa," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebak Kaprawi di Lebak, Minggu.
Peristiwa kebakaran dua kios warung nasi milik Masyur (50 ) dan Kosim (56) terjadi pagi hari saat hendak memasak makanan.
Namun, tiba-tiba api bersumber dari gas yang bocor begitu cepat menyambar kios yang terbangun dari kayu.
Kebakaran kios yang berlokasi di Kampung Lebak Pasar, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak tidak menyebar ke permukiman setelah petugas Damkar melakukan pemadaman.
"Kami juga bergerak cepat melakukan evakuasi untuk menyelamatkan anggota keluarganya," katanya.
Menurut dia, saat ini bencana kebakaran di Kabupaten Lebak cukup tinggi antara 15 sampai 20 kasus.
Namun, kebanyakan kebakaran itu dari korsleting arus pendek listrik.
Bahkan, kebakaran pekan lalu di Lebak mengakibatkan satu keluarga meninggal.
Karena itu, pihaknya mengingatkan kepada masyarakat agar mewaspadai bencana kebakaran.
Apalagi, saat ini memasuki musim kemarau juga tiupan angin cukup kencang.
"Kami minta warga agar memperhatikan kabel listrik untuk mencegah terjadi kebakaran," katanya.
Pewarta: Mansyur suryanaEditor : Sambas
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.