Serang (ANTARA) - Gubernur Banten Andra Soni, mengungkapkan tingkat perekonomian digital di Provinsi Banten secara nasional dinilai telah masuk dalam kategori tinggi dan merata.
“Kami berterima kasih kepada Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten yang terus mendampingi pengembangan ekonomi digital di daerah kami. Hal ini terbukti dari hasil terbaik yang diraih oleh Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dan Kabupaten Tangerang,” ungkap Gubernur Andra usai menghadiri pembukaan Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) dan Indonesia Fintech Summit & Expo (IFSE) di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Kamis
Ia menegaskan, Pemprov Banten akan terus melakukan berbagai upaya strategis agar ekosistem perekonomian digital di wilayahnya semakin maju.
"Dalam perhelatan FEKDI dan IFSE 2026 tersebut, Banten berhasil membawa pulang tiga penghargaan bergengsi tingkat nasional. Ini jadi bukti tingkat perekonomian digital meningkat," ujarnya.
Baca juga: Kepala BI Banten baru diminta perkuat peran mitra strategis
Kepala Perwakilan BI Provinsi Banten, Sofwan Kurnia, menyebutkan ketiga daerah yang menerima penghargaan tersebut adalah Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan Kota Serang.
“Kabupaten Tangerang dan Kota Tangsel berhasil meraih posisi terbaik untuk kategori Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD). Sementara itu, Kota Serang meraih posisi terbaik pada kategori Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID),” jelas Sofwan.
Ia menambahkan, meski penghargaan tidak diumumkan secara langsung di panggung demi efisiensi waktu, trofi tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.
“Prestasi ini patut dibanggakan karena kinerja kota dan kabupaten di Provinsi Banten telah memenuhi standar nasional. Kami mengapresiasi Gubernur, Bupati, dan Wali Kota atas capaian ini,” tambahnya.
Baca juga: BI Banten perkuat literasi keuangan generasi muda lewat LIKE IT
Lebih lanjut, Sofwan menilai capaian TP2DD tersebut membuktikan bahwa adopsi perekonomian dan keuangan digital di Banten tergolong sangat baik. Ke depan, BI Banten akan mendorong pemerataan digitalisasi hingga ke wilayah Banten bagian selatan.
“Kami akan terus mendorong peningkatan layanan, terutama untuk wilayah Banten Selatan seperti Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak,” tuturnya.
Sebagai informasi, FEKDI dan IFSE merupakan ajang tahunan yang mempertemukan regulator, pelaku industri teknologi finansial (fintech), investor, akademisi, dan masyarakat umum. Acara kolaboratif ini diselenggarakan oleh Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, serta didukung oleh asosiasi industri seperti AFTECH dan ASPI.
Tahun ini, FEKDI dan IFSE mengusung tema "Mempererat Sinergi, Memacu Inovasi, Mencetak Talenta Unggul Berdaya Saing Global untuk Kemajuan Ekonomi Keuangan Digital Nasional".
Fokus utama acara ini mencakup penguatan sinergi otoritas dan industri, akselerasi teknologi finansial, serta pengembangan talenta digital Indonesia agar berdaya saing di tingkat global.
Baca juga: BI Banten dan PLN olah limbah uang kertas jadi bahan bakar
Pewarta: Achmad IrfanEditor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.