Serang (ANTARA) - Sejarah baru tercipta dengan peraihan Medali Emas Hoki Es Indonesia di ajang pesta olah raga se-Asia Tenggara, SEA Games 2025 dan untuk pertama kalinya, Merah Putih berhasil meraih medali emas dalam cabang olah raga hoki es setelah mengalahkan tuan rumah Thailand 3-2 pada pertandingan final di Thailand International Ice Hockey Arena, Bangkok, Jumat (19/12).

Muhammad Abyan Putra Arlan, salah satu pemain Timnas Hoki Es Indonesia bernomor punggung ‘8’ mengungkapkan rasa syukurnya atas kemenangan yang telah diraih bersama timnya. 

“Alhamdulillah, nggak nyangka banget bisa membawa pulang medali emas untuk Indonesia. Terima kasih, ya Allah. Terima kasih buat seluruh anggota tim, terima kasih FHEI, terima kasih pemerintah Indonesia terutama Kemenpora, lalu Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan National Olympic Committee (NOC). Terima kasih kepada seluruh keluarga saya yang selalu memberikan dukungan dari awal sampai akhir, terima kasih juga buat pihak SMA Labschool Cirendeu atas doa dan dukungannya,” tutur Arlan dalam keterangan resmi yang diterima media.

Usaha memang tak pernah membohongi hasil. Di balik prestasi besar, ada kerja keras, disiplin, komitmen, ketekunan, dan daya juang luar biasa dari seluruh atlet dan tim pendukung sehingga mampu mengharumkan nama Indonesia di puncak tertinggi SEA Games 2025.

“Pokoknya semua sangat luar biasa. Gimana caranya harus tetap semangat, tetap kompak, saling mendukung dan terus berjuang mati-matian sampai akhir,” tutur siswa kelas XI SMA Labschool Cirendeu Tangerang Selatan, Banten ini.

Baca juga: Lifter asal Banten rebut emas dan pecahkan dua rekor dunia

Pertandingan final memang berlangsung cukup menegangkan. Timnas Hoki Es Indonesia sempat tertinggal 0-1 di babak pertama. “Di babak kedua sempat terkejar menjadi satu sama. Tapi kemudian kebobolan lagi menjadi 1-2 untuk Thailand,” cerita Arlan.

Namun, dengan semangat yang pantang kendur, lanjutnya, Timnas Indonesia bisa mengejar ketinggalan di babak ketiga. “Di babak ketiga, Timnas akhirnya bisa menyamakan score dan akhirnya mencetak gol penentu kemenangan di menit-menit terakhir dan bertahan sampai akhir pertandingan,” kata Arlan penuh dengan rasa bangga.

“Disiplin, tekun, kompak, dan semangat pantang mundur adalah kuncinya. Terima kasih atas doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia,” tegasnya.

Perasaan bangga dan penuh haru pun dituturkan oleh Prof. Dr. Ir. Arissetyanto Nugroho, M.M., IPU., CMA., MSS, Ketua Yayasan Labschool Cirendeu, Tangerang Selatan, tempat Arlan menimba ilmu.

“Sejak awal saya memang sudah yakin bahwa Arlan pasti akan membawa pulang kemenangan. Sebuah kebanggaan bagi SMA Labschool Cirendeu memiliki siswa seperti Arlan yang membawa Indonesia bersinar di kancah internasional,” ungkapnya.

Baca juga: Presiden Prabowo sampaikan salam ke seluruh atlet Indonesia

Rasa syukur dan kebanggaan juga diungkapkan Kepala SMA Labschool Cirendeu Raidil Fitran, M.Pd. “Arlan dan atlet Timnas Hoki Es Indonesia memang luar biasa. Rasa syukur tak henti-hentinya saya langitkan. Ini adalah sebuah awalan bagi Arlan mencapai tangga kesuksesan. Semoga ke depannya bisa lebih bersinar lagi,” katanya.

Kemenangan meraih emas di SEA Games 2025 menjadi momen penting bagi perkembangan olahraga es di Indonesia. Prestasi ini menegaskan bahwa dengan disiplin, ketekunan, dan semangat untuk tidak menyerah, Indonesia mampu bersaing dan sukses dalam cabang olahraga non-tradisional di tingkat Asia Tenggara.

Sebelum menghadapi Thailand di final, Timnas Hoki Es Indonesia lebih dulu mengalahkan Singapura dengan skor 6-1 dalam pertandingan pertama pada Rabu (10/12). Pada pertandingan kedua yang berlangsung Kamis (11/12), tim Indonesia menang 5-1 atas Filipina.
 
Pada pertandingan ketiga yang berlangsung Sabtu (13/12), Indonesia kembali mendulang kemenangan, kali ini menang 3-2 atas Thailand. Kemudian pada pertandingan keempat, Indonesia menang 10-4 atas Malaysia pada Minggu (14/12). Timnas Hoki Es Indonesia lalu melaju ke semifinal dan menumbangkan Singapura dengan skor 8-3.

Baca juga: Indra Sjafri dicopot dari posisi pelatih Timnas U-22 Indonesia

Pemain Timnas Hoki Es Indonesia di SEA Games 2025 Muhammad Abyan Putra Arlan. ANTARA/HO-dokumen pribadi


Semoga Bisa Menjadi Bagian dari Olimpiade

Dukungan moril serta doa tak henti-hentinya mengalir deras demi kesuksesan Timnas Hoki Es Indonesia menorehkan sejarah mengharumkan nama bangsa. Dukungan sarana dan prasarana demi berkembangnya olahraga es di Indonesia pun tak luput dari perhatian pemerintah bahkan sektor swasta. 

Sebut saja Arena Ice House Sportindo yang saat ini sedang dibangun di Sinar Mas Land BSD City, Tangerang, Banten. Sebuah arena olahraga es pertama di Indonesia dengan gelanggang airdome terbesar di Asia Tenggara berstandar internasional yang sekaligus berfungsi sebagai pusat pembinaan atlet olahraga es.

“Mudah-mudahan Ice House bisa cepat selesai dibangun. Menurut saya, kehadiran Ice House bisa mendorong kemajuan olahraga es di Indonesia. Apalagi tahun depan akan ada World Champion. Semoga kita bisa membawa pulang kemenangan untuk Indonesia. Persiapan untuk terus latihan nggak boleh lengah. Nah, Ice House ini pastinya akan menjadi tempat untuk latihan yang keren, asyik, dan nyaman banget,” tutur Arlan.

Memiliki pelatih yang mumpuni, tim yang solid, ditambah dengan sarana dan prasarana pelatihan yang nyaman, tentu menjadi mood booster bagi para pemain muda timnas hoki es Indonesia, bahkan bagi para calon bibit-bibit baru olahraga es di Indonesia.

“Saya yakin, ini bisa menarik minat calon bibit baru berbakat yang nantinya bisa menjadikan olahraga hoki es makin berkembang di Indonesia,” ungkapnya. 

Arlan berharap dirinya bersama para atlet hoki es Indonesia lainnya pun bisa lebih mengembangkan olahraga es ini baik secara nasional maupun internasional.

“Mudah-mudahan olahraga hoki es makin diminati oleh masyarakat Indonesia. Saya juga berharap, semoga saya bersama atlet timnas lainnya bisa memenangkan lebih banyak medali internasional seperti Asian Winter Games dan semoga suatu hari nanti bisa menjadi bagian dari olimpiade,” ujarnya.

Baca juga: SEA Games 2025 berakhir, sampai bertemu di Malaysia 2027



Pewarta: Mulyana
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026