Serang, Banten (ANTARA) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Banten bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang menggencarkan program Simpanan Pelajar (Simpel) melalui edukasi literasi keuangan bagi siswa sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).
Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setda Kabupaten Serang Febrian Ripera, di Serang, Jumat, mengatakan kegiatan ini berpusat di Aula Kecamatan Tirtayasa, Serang, yang digelar mulai 11 sampai 12 September 2025 sebagai langkah strategis untuk menumbuhkan budaya menabung sejak dini di kalangan generasi muda.
"Edukasi ini merupakan wujud nyata dari implementasi program Simpel oleh Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD)," katanya.
Baca juga: Hingga triwulan II, tabungan warga Banten tembus Rp110,48 triliun
Menurutnya, pengenalan produk tabungan yang mudah diakses ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, minat, serta kesadaran para pelajar terhadap manfaat besar dari memiliki simpanan di lembaga keuangan formal.
Upaya ini juga dilakukan untuk mendukung dan meningkatkan realisasi program Satu Rekening Satu Pelajar (Kejar) di lingkungan Kecamatan Tirtayasa, yang memastikan setiap siswa memiliki akses ke rekening tabungan.
"Kemudian, diharapkan untuk meningkatkan realisasi program Satu Rekening Satu Pelajar (Kejar) di lingkungan Kecamatan Tirtayasa," katanya.
Baca juga: OJK fasilitasi pengalihan kredit ASN dari Bank BJB ke Bank Banten
Acara edukasi ini, kata dia, menghadirkan Analis OJK Provinsi Banten Suwariyanti, sebagai narasumber. Para siswa yang menjadi peserta pun menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti rangkaian materi yang disampaikan.
Lebih jauh, Febrian menyebut bahwa penggalakan program Simpel ini merupakan bagian dari agenda yang lebih besar.
"Ini juga sebagai rangkaian kegiatan persiapan pencanangan Desa Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) di Wisata Bumi Tirtayasa pada 2025," sebutnya.
Baca juga: Kelas bocor, SDN Palamakan 01 Serang belajar gantian
