Serang (AntaraBanten) - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Kurdi Matin mengatakan, citra positif Pemerintah  Pemprov Banten dapat terbangun secara otomatis dengan bekerja yang benar sesuai peraturan dan perundang-undangan yang ada.

"Membangun citra pemerintah yang benar itu ya bekerja dengan baik. Bukan dipoles supaya baik atau dibaik-baikin melalui media," kata Kurdi Matin memimpin Rapat Pengelolaan Aspirasi Masyarakat dengan SKPD di Lingkungan Pemprov Banten di Serang, Rabu.

Kurdi mengatakan, untuk membangun citra positif para pegawai pemerintah dapat lebih fokus melaksanakan pekerjaannya, maka secara otomatis mendapatkan citra positif dari publik melalui media massa berdasarkan pekerjaan yang dilaksanakannya.

Menurut Kurdi, meskipun pemberitaan negatif maupun aksi unjuk rasa dapat membangun citra negatif, tetapi jika pegawai melakukan tugasnya dengan benar, maka sendirinya akan menampik citra negatif itu sendiri.

Kurdi mengatakan, ketika ada pemberitaan positif maupun negatif di media massa berkaitan dengan publik, SKPD harus cepat-tanggap dalam menindaklanjuti aspirasi publik tersebut.

SKPD juga harus memberikan ruang konsultasi aspirasi untuk berita yang ditanggapi.

"Kedepan pemerintah akan mengalami tantangan yang cukup berat. Maka dari itu pemerintah  harus mempunyai kesepahaman yang sama dan komitmen yang kuat. Karena Citra yang baik dimulai dari koordinasi yang baik," katanya.

Sementara itu Akademisi Muhammad Toha mengatakan, kebutuhan akan informasi yang disampaikan oleh media massa, telah menjadi kebutuhan tersendiri bagi masyarakat dewasa ini. Kebutuhan akan informasi, khususnya di masyarakat perkotaan, sudah seperti kebutuhan pokok atau sejajar dengan kebutuhan pada makan, pakaian, dan perumahan.

"Dalam situasi sosial seperti yang berkembang dewasa ini, media telah menjadi kekuatan tersendiri dalam perubahan sosial. Media mampu membentuk, memberi fokus dan mempercepat opini publik," kata Toha. 

Menurut Toha, Perkembangan masyarakat modern seperti sekarang ini, telah menciptakan relasi ketergantungan antara masyarakat dengan media. Hal ini pula yang menyebabkan perkembangan media massa begitu tinggi. 

Ia juga mengatakan, peran media sebagai pembentuk citra tidak bisa dipungkiri efektivitasnya. Membangun pencitraan yang efektif bukanlah hal yang mudah karena dibutuhkan waktu yang relatif lama, bukan serba cepat atau instan.

Semakin lama dan semakin intens pesan dibangun, maka citra akan mudah terbangun. Untuk membangun citra positif tersebut, peranan humas pemerintah menjadi sangat penting," kata Toha.

Menurutnya, humas juga harus meningkatkan sinergitas dan koordinasi dalam penyebarluasan informasi tentang kebijakan pemerintah sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan masyarakat. Selain itu, Humas juga harus melakukan sosialisasi kebijakan pemerintah dalam rangka membangun kesamaan persepsi masyarakat.


Pewarta: Mulyana
: Ganet Dirgantara

COPYRIGHT © ANTARA 2026