Kepala Departemen Teknik WMS, Taryudin mengatakan, target pelayanan servis sepeda motor tahun 2014 itu meningkat 23 persen dibandingkan 2013.
Pada tahun 2013, WMS melalui AHASS melayani servis sebanyak 3.367.631 unit sepeda motor dan pada tahun 2012 sebanyak 3.256.436 unit, atau hanya meningkat 3,41 persen.
"Karena itu kami targetkan peningkatan drastis pada tahun ini dibandingkan tahun 2013 dengan beberapa strategi," ujarnya.
Ia menyebutkan pihaknya akan melakukan pembenahan infrastruktur dan peningkatan kemampuan teknisi di 342 bengkel AHASS yang terdapat di wilayah kerja WMS (Jakarta dan Tangerang).
Taryudin menyebutkan saat ini tengah dilakukan perbaikan di 46 bengkel yang kondisi eksteriornya kurang baik dan diharapkan selesai pada akhir Maret 2014. Begitu pula dengan pelatihan mekaniknya.
Ia menyebutkan saat ini pihaknya membutuhkan ratusan mekanik dalam rangka peningkatan pelayanan dan kecepatan servis.
Taryudin mengaku masih banyak keluhan dari pelanggan mengenai waktu servis yang lama. "Kami akui memang waktu servis masih lama karena itu kami tambah mekanik untuk mempercepat," ujarnya.
Selain itu, WMS pun telah meminta kepada setiap bengkel untuk menerapkan nomor antrean secara manual maupun otomatis agar mudah menentukan lama servis.
Menurut dia, mekanik yang terbukti merugikan pelanggan seperti mengurangi isi bensin dari suatu kendaraan, maka akan diberikan sanksi. "Mekanik sudah kami latih secara profesional agar tidak merugikan pelanggan," ujar Taryudin.
Editor : Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026