Jakarta (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia memfokuskan untuk evakuasi para penumpang di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, setelah terjadinya insiden kecelakaan antara Kereta CommuterLine dan Kereta Disel (KRD) jarak jauh, Senin malam WIB.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas terjadinya insiden tersebut.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini. Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh penumpang dan petugas mendapatkan penanganan secepat mungkin dan sebaik mungkin,” kara Anne Purba dalam keterangan resminya.

Baca juga: Insiden kecelakaan kereta di Bekasi, sejumlah penumpang alami luka-luka

“Kami juga terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait di lapangan,” imbuhnya.

KAI mengkonfirmasi bahwa seluruh upaya difokuskan pada proses evakuasi penumpang dan awak sarana, serta penanganan korban di lokasi kejadian dengan prioritas utama keselamatan.

Berdasarkan informasi yang didapat, CommuterLine sedang berhenti di jalur 1 menuju Cikarang atau arah timur. Beberapa saat kemudian, kereta jarak jauh dari arah barat memasuki jalur yang sama dan langsung menabrak CommuterLine.

Baca juga: Kereta Bangunkarta Jombang-Pasar Senen ajlok di Stasiun Bumiayu Brebes



Pewarta: Fajar Satriyo
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026