Jakarta (ANTARA NEWS) - Pendapatan PT Jasa Marga Tbk pada semester I tahun 2010 naik 24 persen mencapai Rp2,103 triliun, dibandingkan pencapaian periode yang sama tahun 2009 sebesar Rp1,702 triliun.

Direktur Utama PT Jasa Marga Tbk, Frans S Sunito saat dihubungi di Jakarta, Senin mengatakan, kenaikan pendapatan ini memberikan kontribusi kepada peningkatan laba bersih perusahaan.

Laba bersih perusahaan, menurutnya, meningkat sekitar 63 persen dari Rp395,7 miliar di tahun 2009 menjadi Rp647,6 miliar di tahun 2010.

Frans mengatakan, kenaikan pendapatan ini salah satunya juga karena adanya peningkatan lalulintas yang melintas di jalan tol sebesar 2,6 persen, atau 11,7 juta kendaraan.

"Bila pada semester I 2009 jumlah kendaraan yang melintas di jalan tol sebanyak 449,2 juta kendaraan, di tahun 2010 ini mencapai 464,6 juta kendaraan," ujar Frans.

Selain itu, kenaikan pendapatan juga disumbang dari pendapatan Jalan Tol Bogor Ring Road Tahap I (Sentul-Kedunghalang, 3,8 km) yang sudah dioperasikan sejak tanggal 23 November 2009.

Jasa Marga saat ini telah mengoperasikan jalan tol sepanjang 531 km atau 72% dari seluruh ruas tol yang beroperasi di Indonesia. Apabila seluruh ruas tol yang saat ini dibangun Jasa Marga selesai, dalam 3-4 tahun ke depan diharapkan semua ruas tol baru dapat dioperasikan, sehingga tahun 2014 diperkirakan Jasa Marga telah mengoperasikan jalan tol sepanjang 750 kilometer.

Frans mengatakan, pada semester I tahun 2010, perusahaan juga telah meningkatkan pelayanan kepada pengguna jalan tol diantaranya pelebaran (penambahan kapasitas) terutama di ruas-ruas tol yang sudah sangat padat lalu lintasnya.

Jasa Marga juga tengah melakukan perluasan jangkauan ruas tol yang dapat menggunakan e-toll card. Bila sebelumnya hanya bisa dipergunakan di Ruas Tol Dalam Kota dan Bandara saja, saat ini sudah bisa dipergunakan di Ramp Pondok Gede Timur dan Pondok Gede Barat (Ruas Tol Jakarta-Cikampek).

Pada tahun ini e-toll card juga akan bisa dipergunakan di Jalan Tol Jagorawi, JORR, dan selanjutnya secara bertahap akan diterapkan di beberapa ruas tol yang dikelola Jasa Marga lainnya.

Jasa Marga juga akan melakukan pemindahan Gerbang Tol (GT) Pondok Gede Timur (Jatibening) ke daerah Cikarang. Pemindahan gerbang tol ini dimaksudkan untuk mengurangi kemacetan yang biasa terjadi di GT Jatibening. Pemindahan gerbang tol juga akan dilakukan untuk Gerbang Tol TMII ke daerah Cimanggis.

"Untuk pembangunan gerbang tol di Cimanggis ini didisain dengan model miring karena keterbatasan lahan sementara jumlah gardu yang akan dibangun lebih banyak dibanding di GT TMII. Gerbang ini akan memiliki 18 gardu dengan disain miring khusus untuk kendaraan kecil, dan 5 gardu dibangun lurus untuk kendaraan besar seperti truk atau bus," jelas Frans.

Peningkatan pelayanan lainnya yang sedang dilakukan adalah penambahan CCTV di beberapa ruas tol, modernisasi peralatan tol, dan pemasangan rambu variabel (Variable Message Sign). "Seluruh peningkatan pelayanan ini adalah wujud komitmen Jasa Marga untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pengguna jalan tol," tambah Frans.
 




Editor : Ganet Dirgantara

COPYRIGHT © ANTARA 2026