• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News banten
Senin, 9 Februari 2026
Antara News banten
Antara News banten
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • Hujan lebat diprakirakan landa sejumlah wilayah, termasuk Serang

      Hujan lebat diprakirakan landa sejumlah wilayah, termasuk Serang

      Senin, 9 Februari 2026 6:19

      Dewan Pers: dominasi platform global picu PHK di media

      Dewan Pers: dominasi platform global picu PHK di media

      Senin, 9 Februari 2026 6:05

      Ternyata Dewan Pers terima 10 aduan per hari

      Ternyata Dewan Pers terima 10 aduan per hari

      Senin, 9 Februari 2026 4:58

      Sekda Banten: pers penjaga kebenaran di tengah arus AI

      Sekda Banten: pers penjaga kebenaran di tengah arus AI

      Senin, 9 Februari 2026 4:24

      Dewan Pers sebut AI wajib bayar royalti kutip karya jurnalistik

      Dewan Pers sebut AI wajib bayar royalti kutip karya jurnalistik

      Minggu, 8 Februari 2026 16:38

  • Seputar Banten
    • Polisi selidiki tewasnya mahasiswi Unpam Serang yang jatuh dari lantai 2.

      Polisi selidiki tewasnya mahasiswi Unpam Serang yang jatuh dari lantai 2.

      Minggu, 8 Februari 2026 7:45

      Pemkab Serang salurkan bantuan korban banjir di Carenang

      Pemkab Serang salurkan bantuan korban banjir di Carenang

      Minggu, 8 Februari 2026 6:13

      Polres Serang tertibkan parkir dan pembersihan sampah di Pasar Ciruas

      Polres Serang tertibkan parkir dan pembersihan sampah di Pasar Ciruas

      Jumat, 6 Februari 2026 17:39

      Kapolres Tangerang Selatan laporkan penerimaan gratifikasi ke KPK

      Kapolres Tangerang Selatan laporkan penerimaan gratifikasi ke KPK

      Jumat, 6 Februari 2026 11:13

      Atasi genangan di sekolah, Pemkot Tangerang normalisasi saluran air

      Atasi genangan di sekolah, Pemkot Tangerang normalisasi saluran air

      Kamis, 5 Februari 2026 21:15

  • DPRD Banten
    • DPRD Kota Tangerang: Pembinaan industri ekonomi kreatif tingkatkan PAD

      DPRD Kota Tangerang: Pembinaan industri ekonomi kreatif tingkatkan PAD

      Senin, 9 Februari 2026 5:38

      DPRD Kota Tangerang tekankan evaluasi SPPG rutin dilakukan jaga kualitas

      DPRD Kota Tangerang tekankan evaluasi SPPG rutin dilakukan jaga kualitas

      Minggu, 8 Februari 2026 15:38

      Legislator Banten perjuangkan huntap penyintas bencana 2020 dibangun

      Legislator Banten perjuangkan huntap penyintas bencana 2020 dibangun

      Kamis, 5 Februari 2026 15:45

      Legislator Banten: Kopdes Merah Putih dan MBG sejahterakan masyarakat

      Legislator Banten: Kopdes Merah Putih dan MBG sejahterakan masyarakat

      Rabu, 4 Februari 2026 22:33

      Legislator Banten: Efisiensi rumah sakit tak harus berdampak ke naker

      Legislator Banten: Efisiensi rumah sakit tak harus berdampak ke naker

      Rabu, 4 Februari 2026 2:09

  • Ekonomi
    • Pertamina Patra RJBB apresiasi Polres Pelabuhan Tanjung Priok atas pengungkapan kasus LPG

      Pertamina Patra RJBB apresiasi Polres Pelabuhan Tanjung Priok atas pengungkapan kasus LPG

      Minggu, 8 Februari 2026 21:02

      ALVAboard luncurkan produk yang efisien untuk kebutuhan industri

      ALVAboard luncurkan produk yang efisien untuk kebutuhan industri

      Minggu, 8 Februari 2026 17:11

      Pemkot ajukan percepatan penyerahan aset Pasar Anyar

      Pemkot ajukan percepatan penyerahan aset Pasar Anyar

      Minggu, 8 Februari 2026 16:24

      Pertamina Patra RBB bangun ketangguhan Desa Dawuan lewat SAHABAT SIAGA

      Pertamina Patra RBB bangun ketangguhan Desa Dawuan lewat SAHABAT SIAGA

      Minggu, 8 Februari 2026 15:14

      Petani Menes butuh "bapak angkat" kembangkan buah naga

      Petani Menes butuh "bapak angkat" kembangkan buah naga

      Minggu, 8 Februari 2026 8:46

  • Gaya Hidup
    • Kunjungi Kota Tangerang, Miss Japan 2026 perkuat hubungan budaya

      Kunjungi Kota Tangerang, Miss Japan 2026 perkuat hubungan budaya

      Minggu, 8 Februari 2026 11:16

      Arsenik ditemukan dalam puluhan produk camilan

      Arsenik ditemukan dalam puluhan produk camilan

      Jumat, 6 Februari 2026 12:10

      Industri film Indonesia butuh perlindungan negara

      Industri film Indonesia butuh perlindungan negara

      Selasa, 3 Februari 2026 8:54

      Tangcity Mall hadirkan sensasi event belah durian segar

      Tangcity Mall hadirkan sensasi event belah durian segar

      Senin, 2 Februari 2026 9:53

      Ini nominasi Grammy Awards 2026

      Ini nominasi Grammy Awards 2026

      Senin, 2 Februari 2026 7:25

  • Olahraga
    • Juventus hanya bermain imbang 2-2 lawan Lazio

      Juventus hanya bermain imbang 2-2 lawan Lazio

      Senin, 9 Februari 2026 7:02

      Sean Gelael akhiri musim ALMS dengan manis

      Sean Gelael akhiri musim ALMS dengan manis

      Senin, 9 Februari 2026 6:43

      Inter Milan kokoh di puncak klasemen usai bungkam Sassuolo 5-0

      Inter Milan kokoh di puncak klasemen usai bungkam Sassuolo 5-0

      Senin, 9 Februari 2026 5:19

      Manchester City bekuk Liverpool 2-1

      Manchester City bekuk Liverpool 2-1

      Senin, 9 Februari 2026 4:43

      Semen Padang atasi tamunya Persita Tangerang 1-0

      Semen Padang atasi tamunya Persita Tangerang 1-0

      Minggu, 8 Februari 2026 23:52

  • Kesra
    • Dukung Indonesia ASRI, Gubernur Banten siapkan Ingub Jumat Bersih

      Dukung Indonesia ASRI, Gubernur Banten siapkan Ingub Jumat Bersih

      Senin, 9 Februari 2026 5:30

      BSMI Kota Tangerang gelar muscab,Irzanto Yunda terpilih sebagai ketua

      BSMI Kota Tangerang gelar muscab,Irzanto Yunda terpilih sebagai ketua

      Minggu, 8 Februari 2026 23:56

      Gelar pesta diskon, Perbankan hadirkan keindahan Pulau Sumba "mini"

      Gelar pesta diskon, Perbankan hadirkan keindahan Pulau Sumba "mini"

      Minggu, 8 Februari 2026 22:53

      KemenPPPA tekankan empati pada berita perempuan dan anak

      KemenPPPA tekankan empati pada berita perempuan dan anak

      Minggu, 8 Februari 2026 20:15

      Kota Tangerang libatkan perguruan tinggi tangani pengaduan masyarakat

      Kota Tangerang libatkan perguruan tinggi tangani pengaduan masyarakat

      Minggu, 8 Februari 2026 19:15

  • Polhukam
    • TNI dan Polri bersih Pasar Babakan implementasi gerakan Indonesia asri

      TNI dan Polri bersih Pasar Babakan implementasi gerakan Indonesia asri

      Minggu, 8 Februari 2026 23:33

      BNN Kota Tangerang ajak masyarakat waspada tren vaping berisi zat bahaya

      BNN Kota Tangerang ajak masyarakat waspada tren vaping berisi zat bahaya

      Minggu, 8 Februari 2026 18:40

      Petugas Polri dan TNI bersihkan sampah di sudut jalan di Tangerang

      Petugas Polri dan TNI bersihkan sampah di sudut jalan di Tangerang

      Minggu, 8 Februari 2026 17:15

      Polisi tangkap penganiaya perempuan hingga alami sembilan luka tusuk

      Polisi tangkap penganiaya perempuan hingga alami sembilan luka tusuk

      Minggu, 8 Februari 2026 6:28

      Tindak kejahatan perbankan bergeser memanfaatkan platform digital

      Tindak kejahatan perbankan bergeser memanfaatkan platform digital

      Sabtu, 7 Februari 2026 18:25

  • Banten Dalam Foto
    • Seminar jurnalistik Hari Pers Nasional 2026

      Minggu, 8 Februari 2026 0:03

      Pameran foto Hari Pers Nasional di Banten

      Minggu, 8 Februari 2026 0:01

      Latihan Timnas Indonesia U-17 jelang lawan Cina

      Jumat, 6 Februari 2026 14:59

      Ombudsman RI tinjau lokasi galian C di Kabupaten Serang

      Jumat, 6 Februari 2026 14:57

      Kunjungan kerja spesifik Komisi VII DPR di PIK 2

      Jumat, 6 Februari 2026 8:24

Anti klimak misteri kematian editor Metro TV Yodi Prabowo

Sabtu, 1 Agustus 2020 2:32 WIB

Anti klimak misteri kematian editor Metro TV  Yodi Prabowo

Saksi kasus pembunuhan editor Metro TV jadi 34 orang

Penyidikan dilakukan dengan sangat teliti dan penuh pertimbangan, agar kesimpulan yang diperoleh tidak mengecewakan pihak manapun termasuk keluarga korban

Jakarta (ANTARA) - Dua minggu perjalanan misteri penemuan jasad editor Metro TV Yodi Prabowo terkuak sudah, tepat di hari Sabtu (25/7) Polda Metro Jaya merilis penyebab kematiannya.

Upaya mengungkap teka-teki kematian Yodi dilakukan dengan penuh kehati-hatian, tim penyidik gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Selatan dan Polsek Pesanggrahan lebih dulu memberitahukan pihak keluarga atas hasil penyidikan sebelum merilisnya di hadapan publik.

Tidak hanya itu, penyidikan dilakukan dengan sangat teliti dan penuh pertimbangan, agar kesimpulan yang diperoleh tidak mengecewakan pihak manapun termasuk keluarga korban.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat di Mako Polda Metro Jaya menyebutkan kesimpulan penyebab kematian korban diperoleh berdasarkan hasil penyidikan didukung fakta dan bukti di lapangan.

Penyidik melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) berulang, dari barang bukti yang diperoleh di lokasi kejadian, hasil analisi laboratorium forensik, pemeriksaan saksi-saksi hingga keterangan ahli, penelusuran data, kamera CCCTV, dan data-data pendukungan lainnya.

Menurut Tubagus, dalam waktu sepekan, sebenarnya pihaknya sudah memperoleh kesimpulan hasil penyidikan, hanya saja pihaknya tidak ingin ada terlewat untuk membuktikan kesimpulan tersebut, hingga melakukan rekam jejak aktivitas Yodi, penyelidikan diperpanjang hingga 14 hari untuk mendapatkan hasil sesuai fakta dan penyidikan di lapangan.

"Dari beberapa faktor, dari keterangan ahli, saksi, olah TKP, dari keterangan yang lain, DNA, bukti pentunjuk yang lain, penyidik berkesimpulan diduga kuat melakukan bunuh diri," kata Tubagus.

Ditemukan telungkup

Kesimpulan Yodi mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri mencengangkan semua pihak yang sejak awal mengikuti kasus tersebut. Termasuk pihak keluarga yang tidak percaya dengan hasil penyidikan.

Awalnya Yodi diduga dibunuh, mengingat terdapat sejumlah luka tusuk di tubuhnya dan di lokasi kejadian ditemukan sebilah pisau yang diduga sebagai alat kejahatan.

Jasad Yodi Prabowo ditemukan dengan posisi tertelungkup di pinggir jalan Tol JORR dekat tembok pembatas jalan Ulujami Raya, Pesanggarahan Jumat (10/7), lengkap dengan pakaian, jaket serta helm yang dikenakan.

Penemuan jasad Yodi pertama kali oleh tiga anak kecil yang sedang bermain layangan di lokasi kejadian sebelum adzan Shalat Jumat berkumandang.

Sehari sebelum mayat ditemukan, Rabu (8/7) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB, warga sekitar dibuat bingung dengan sebuah motor terparkir tanpa pemilik di depan warung pengisian bahan bakar mini seberang lokasi jasad ditemukan.

Warga lantas melaporkan termuan tersebut ke Polsek Pesanggrahan, dan sepeda motor dibawa ke Mako Polsek, hingga akhirnya diketahui sepeda motor beat warna putih tersebut adalah milik Yodi Prabowo.

Saat jenazah ditemukan, polisi menduga mayat tersebut sudah meninggal tiga hari kondisinya mulai membusuk. Polisi lalu membawa mayat korban ke RS Polri untuk dilakukan autopsi guna mencari tau penyebab kematian.

Kesimpulan awal yang disampaikan penyelidik, korban diduga dibunuh karena ditemukan luka tusuk akibat senjata tajam. Bahkan sempat dinyatakan ada luka lebam akibat benda tumpul.

"Sementara memang yang kita temukan ada luka-luka terbuka pada eher dan dada korban akibat senjata tajam dan juga ada pukulan senjata tumpul pada bagian leher," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, Sabtu (11/7).

Namun kesimpulan hasil autopsi tersebut masih tahap awal. Polisi masih menanti petunjuk lain dari Tim Forensik Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, atas kelanjutan hasil autopsi.

Olah TKP dan periksa saksi

Berbagai kemungkinan dipertimbangkan untuk mencari tau penyebab kematian pemuda yang tewas diusia 26 tahun tersebut, dugaan awal adalah aksi kejahatan jalanan, yakni begal. Tetapi semua barang-barang berharga milik korban tidak ada yang hilang.

Dalam olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan, sejumlah barang bukti yang ditemukan selain sepeda motor korban, barang korban lainnya masih utuh, seperti dompet, kartu ATM, NPWP, uang senilai Rp40 ribu dan tas milik korban.

Dugaan tersebut terbantahkan, polisi terus melakukan penyelidikan, hingga barang bukti lainnya seperti rambut yang ditemukan di sekitar lokasi kejadian selain rambut yang juga ditemukan di helm korban.

Sembari penyidikan laboratorium forensik berjalan, olah TKP terus dilakukan termasuk mengerahkan anjing pelacak K9 ke lokasi. Penelusuran dengan mengandalkan indra penciuman anjing tersebut membuka informasi baru.

Dari endusan anjing pelacak didapatkan informasi, Almarhum Yodi akrab dengan lokasi kejadian, termasuk sebuah warung yang acap didatangi korban semasa hidupnya.

Pemeriksaan terhadap saksi juga terus dilakukan dari lima orang menjadi 27 orang hingga di akhir penyelidikan total saksi yang dimintai keterangan mencapai 34 orang.

Di antara para saksi yang diperiksa selain keluarga korban, rekan kerja, warga sekitar lokasi kejadian, juga ada nama kekasih korban berinisial S yang sudah menjalin hubungan selama tujuh tahun.

Sebelum tewas, Yodi dan S telah berkomitmen untuk menikah tahun depan (2021). Bahkan, Suwandi ayah dari Yodi mengatakan putranya sempat membeli laptop bekas dari temannya untuk keperluan pekerjaan tambahan agar bisa menabung buat pernikahannya.

Cerita masalah

Dari keterangan S, sebelum ditemukan meninggal, Yodi Prabowo sempat ingin meminta waktu untuk bercerita tentang masalah yang dihadapinya, namun karena kesibukan S keduanya batal bertemu hingga kekasihnya ditemukan dalam keadaan tewas.

S juga mengungkapkan Yodi beberapa kali mengajukan pertanyaan yang janggal, yakni "kalau saya tidak ada bagaimana?". Pertanyaan tersebut seolah menjadi kunci kotak pendora yang membuka tabir rahasia kepergian Yodi ke alam baka.

Penyidik menduga Yodi mengalami depresi, namun pernyataan tersebut dibantah oleh orang tua yang tidak menemukan ada gejala aneh dari sang putra sulung sebelum menghilang Selasa (7/7).

Sebilah pisau yang ditemukan di lokasi kejadian hanya terdapat sidik jari dan DNA milik Yodi Prabowo, begitu juga rambut yang ditemukan di lokasi kejadian sepekan setelah kejadian merupakan rambut milik korban.

Tim gabungan mulai menyusun satu persatu puzzel misteri kematian Yodi, menyatukan semua informasi, alat bukti, hasil analisi laboratorium foreksi hingga analisis digital melalui pelacakan kamera CCTV mulai menunjukkan titik terang.

Tepat dua pekan sejak mayat ditemukan, polisi mengungkapkan hasil penyidikannya. Yodi Prabowo diduga kuat bunuh diri.

Pisau yang ditemukan di lokasi adalah milik korban sendiri yang dibeli di salah satu toko perkakas sehari sebelum menghabisi nyawanya seorang diri. Bahkan sehari setelah dinyatakan kematiannya akibat bunuh diri, beredar di media sosial video yang menunjukkan kejadian saat Yodi Prabowo pergi membeli pisau.

Selain dibuktikan dengan rekaman CCTV, polisi juga menemukan bukti transaksi pembelian pisau yang digunakan korban untuk mengakhiri hidupnya.

Polisi menduga kuat editor Metro TV, Yodi Prabowo meninggal dunia akibat bunuh diri dengan menusuk dirinya sendiri menggunakan pisau tersebut.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat mengatakan berdasarkan hasil otopsi, Yodi meninggal akibat luka senjata tajam di bagian leher sebanyak dua tusukan menembus tenggorokan dan empat tusukan di bagian dada menembuh ke paru-paru bagian bawah.

Berdasarkan keterangan ahli, orang yang berniat bunuh diri kerap mencoba melukai dirinya sendiri dan indikasi tersebut ditemukan dokter forensik dari jenazah Yodi.

"Ditemukan fakta bahwa empat luka di dada, tiga di antaranya hanya luka dangkal sedalam 1-2 sentimeter, itu yang dianggap percobaan," imbuh Tubagus.

Sedangkan luka yang menjadi penyebab kematian adalah luka di leher sebanyak empat tusukan. Ada tiga tusukan sedalam 2 sentimeter, sedangkan tusukan terakhir cukup dalam yakni sedalam 12 sentimeter.

Konsumsi narkoba

Penyidik kepolisian juga menemukan kandungan amfetamin positif dalam urine Yodi Prabowo saat dilakukan screening narkoba pada saat proses autopsi dilaksanakan. Amfetamin diketahui sebagai zat yang kerap ditemui dalam narkoba jenis pil ekstasi.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat menambahkan, kandungan ekstasi di dalam tubuh Yodi turut memperkuat dugaan bunuh diri.

Tubagus menyebut seseorang yang berada dalam pengaruh narkobna bisa melakukan hal yang sama sekali tidak terpikirkan oleh orang normal.

"Apa pengaruhnya yang oleh orang normal tidak mungkin? Meningkatkan keberanian orang luar biasa. Maka yang harus diukur pengaruh amfetamin terhadap keberanian yang tidak mungkin dilakukan korban," jelas Tubagus.

Masalah kesehatan

Yodi memilih lokasi sepi tempat untuk mengakhiri hidupnya, dari hasil napak tilas yang dilakukan penyidik bahwa lokasi tersebut merupakan rute sehari-hari yang dilalui editor Metro TV itu untuk berangkat dan pulang kerja.

Depresi diduga menjadi penyebab utama Yodi bunuh diri, bahkan penyidik kepolisian menemukan bukti transaksi elektronik keuangannya melakukan pembayaran ke rumah sakit.

Transaksi keuangan itu dilakukan untuk pemeriksaan laboratorium serta konsultasi dokter ahli penyakit kelami dan kulit.

Beberapa tes yang dijalani Yodi atas keinginannya sendiri salah satunya adalah tes HIV.

Dari hasil pemeriksaan laboratorium menyatakan hasil tes HIV negatif, namun untuk tes lainnya dinyatakan positif. Tapi hasil pemeriksaan ini tidak sempat diketahui Yodi karena sudah mengakhiri hidupnya lebih dulu.

Selain transaksi keuangan untuk pembayaran rumah sakit, Tubagus menyebut tidak ada transaksi yang mencurigakan saat petugas menelusuri aliran keuangan Yodi.

"Transaksi keuangan tidak ada yang menonjol, hanya yang bersangkutan berobat ke rumah sakit," ujar Tubagus.

Meski telah disimpulkan Yodi Prabowo meninggal dunia karena bunuh diri, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat mengatakan pihaknya belum menutup kasus tersebut dan akan terus menampung berbagai informasi dan masukan dari berbagai pihak yang mungkin mempunyai informasi mengenai kasus ini.

"Lalu bagaimana ini perkaranya? Kami tetap membuka diri. Kalau ada memang informasi dan lain sebagainya," ujar Tubagus.

Misteri kematian Yodi Prabowo membawa cerita anti klimaks, yang awalnya diduga dibunuh, terbukti kuat mengakhiri nyawanya dengan cara bunuh diri.

Ahli psikologi forensi Reza Indragiri Amriel memperkuat kesimpulan penyidik polisi terkait dugaan bunuh diri Yodi Prabowo dengan menelusuri dari keterangan saksi bahwa ada pernyataan yang kerap diajukan Yodi kepada sang kekasih, yakni 'andai aku tidak ada bagaimana?'.

Keterangan ini yang mengindikasikan ada permasalahan yang dihadapi Yodi yang tak mampu diselesaikannya hingga mengakhiri hidupnya ditambah lagi pengaruh Amfetamin yang dikonsumsinya.


Pewarta: Laily Rahmawaty
Editor : Sambas
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Whatsapp
  • facebook
  • twitter
  • email
  • pinterest
  • print

Berita Terkait

Berita kriminal sepekan, dari ikan asin hingga kasus editor Mero TV

Berita kriminal sepekan, dari ikan asin hingga kasus editor Mero TV

26 Juli 2020 12:15

Hasil autopsi tunjukkan editor Metro TV  Yodi Prabowo positif gunakan narkoba

Hasil autopsi tunjukkan editor Metro TV Yodi Prabowo positif gunakan narkoba

25 Juli 2020 17:37

Fakta baru, polisi simpulkan editor Metro TV Yodi Prabowo meninggal akibat bunuh diri

Fakta baru, polisi simpulkan editor Metro TV Yodi Prabowo meninggal akibat bunuh diri

25 Juli 2020 13:58

Polisi:  Editor Metro TV Yodi Prabowo dibunuh sekitar Rabu (8/7) tengah malam

Polisi: Editor Metro TV Yodi Prabowo dibunuh sekitar Rabu (8/7) tengah malam

22 Juli 2020 22:01

Polisi panggil kembali saksi kunci kasus pembunuhan editor Metro TV Yodi Prabowo

Polisi panggil kembali saksi kunci kasus pembunuhan editor Metro TV Yodi Prabowo

21 Juli 2020 19:12

Kekasih editor Metro TV Yodi Prabowo diperiksa, Polisi: Keterangannya belum sesuai

Kekasih editor Metro TV Yodi Prabowo diperiksa, Polisi: Keterangannya belum sesuai

17 Juli 2020 23:05

Polisi dalami dugaan editor Metro TV  Yodi Prabowo dibunuh di tempat lain

Polisi dalami dugaan editor Metro TV Yodi Prabowo dibunuh di tempat lain

17 Juli 2020 22:57

Pembunuhan editor Metro TV, Polisi periksa 29 orang  terdekat  dan yang ada di lokasi kejadian

Pembunuhan editor Metro TV, Polisi periksa 29 orang terdekat dan yang ada di lokasi kejadian

17 Juli 2020 18:12

Terpopuler

Sekolah di Serang terapkan aturan pembatasan penggunaan ponsel saat KBM

Sekolah di Serang terapkan aturan pembatasan penggunaan ponsel saat KBM

Disnakertrans: perusahaan di Kabupaten Serang wajib terapkan UMK 2026

Disnakertrans: perusahaan di Kabupaten Serang wajib terapkan UMK 2026

Pemkab Serang minta waktu sebulan hitung gaji 3.578 PPPK Paruh Waktu

Pemkab Serang minta waktu sebulan hitung gaji 3.578 PPPK Paruh Waktu

Pemkot Tangerang gelar gerakan pangan murah hingga 23 Februari

Pemkot Tangerang gelar gerakan pangan murah hingga 23 Februari

Info harga emas Antam hari ini, turun Rp100.000 per gram

Info harga emas Antam hari ini, turun Rp100.000 per gram

Top News

  • Menkeu Purbaya sidak perusahaan tunggak pajak hingga Rp500 miliar di Tangerang

    Menkeu Purbaya sidak perusahaan tunggak pajak hingga Rp500 miliar di Tangerang

    5 Februari 2026 15:24

  • KLH tempuh langkah hukum kasus dugaan kelalaian PT Vopak Cilegon

    KLH tempuh langkah hukum kasus dugaan kelalaian PT Vopak Cilegon

    4 Februari 2026 13:31

  • Sekolah di Serang terapkan aturan pembatasan penggunaan ponsel saat KBM

    Sekolah di Serang terapkan aturan pembatasan penggunaan ponsel saat KBM

    2 Februari 2026 15:30

  • Wow, harga emas Antam hari ini tembus Rp2.917.000 per gram

    Wow, harga emas Antam hari ini tembus Rp2.917.000 per gram

    26 Januari 2026 09:07

  • Satu warga meninggal akibat bangunan masjid di Serang ambruk

    Satu warga meninggal akibat bangunan masjid di Serang ambruk

    22 Januari 2026 15:09

Antara News banten
banten.antaranews.com
Copyright © 2026
  • Top News
  • Terkini
  • RSS
  • Twitter
  • Facebook
  • Seputar Banten
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kesra
  • Polhukam
  • Ketentuan Penggunaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman
  • Kebijakan Privasi
  • BrandA
  • ANTARA Foto
  • Korporat
  • PPID
  • www.antaranews.com
  • Antara Foto
  • IMQ
  • Asianet
  • OANA