Kementerian Pariwisata bersama Provinsi Banten dan Pemerintah Kabupaten Pandeglang kembali menggelar Festival Pesona Tanjung Lesung di Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Tanjung Lesung pada 27-29 September mendatang.

"Ini sudah memasuki tahun kelima. Acara utamanya ada sport tourism dan adventures," kata Staf Ahli Menteri Pariwisata Bidang Multikultural Esthy Reko Astuty dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis.

Terdapat beberapa rangkaian acara dalam festival tersebut antara lain Rhino Cross Triathlon dan Mountain Bike Cross Country Marathon yang menghadirkan ratusan peserta dari dalam dan luar negeri. Mereka akan bertanding melintasi lanskap dan keindahan alam Tanjung Lesung serta memperebutkan total hadiah lebih dari Rp200 juta.

Rhino X-Tri akan digelar dalam dua kategori, yakni kategori Rhino nomor renang 1000 meter, balap sepeda 20 kilometer, lari 10 kilometer. Selain itu, ada kategori Bull yang melombakan renang 500 meter, balap sepeda 10 kilometer, dan lari 5 kilometer.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten Eneng Nurcahyati menyambut baik pelaksanaan Festival Tanjung Lesung. Ia menegaskan Pariwisata Provinsi Banten dan Pandeglang sudah kembali pulih secara umum, sehingga para pengunjung tidak perlu khawatir.

"BMKG memberikan dukungan. Mereka sudah memasang tiga perangkat monitor yang memantau langsung status permukaan air laut, iklim, dan kegempaan," kata Eneng.

Lebih lanjut, Eneng berharap pelaksanaan Festival Tanjung Lesung dapat berkontribusi meningkatkan jumlah wisatawan sebanyak 10.000 untuk datang ke Pandeglang, Banten.

Selain Rhino Cross Triathlon dan Mountain Bike Cross Country Marathon, Eneng menyebutkan akan ada beberapa acara lain yang menjadi daya tarik utama, yaitu Pasar Kolecer yang menghadirkan pasar kuliner, pasar kriya, pasar tani, fish food market, pentas musik, dan pagelaran seni.

Pewarta: Shofi Ayudiana

Editor : Sambas


COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2019