Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menginstruksikan pihak kecamatan untuk membuat surat edaran kepada masyarakat agar tidak menutup saluran air dengan beton.

"Kalau ada sampah membersihkannya  susah, jadinya mampet dan banjir. Maka itu saluran air jangan ditutup dengan beton," ujarnya wali kota Arief di Tangerang, Kamis.

Wali kota juga menyoroti rendahnya kepedulian masyarakat terhadap kondisi lingkungannya. Menurut dia, seharusnya masyarakat bisa lebih dini mencegah banjir dengan menyediakan tempat-tempat resapan air di sekitat tempat tinggalnya.

Hal tersebut terlihat saat sidak yang dilaksanakan di Komplek Patal Kelurahan Gaga. Warga yang membangun rumah tak membuat resapan air sehingga ketika hujan terjadi genangan.

Arief juga menghimbau agar warga sekitar untuk buat sumur retensi sehingga air limbah rumah tangga bisa langsung diserap ke tanah," jelasnya.

Wali Kota juga sudah melaksanakan sidak ke wilayah Kelurahan Gaga Kecamatan Larangan bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), meninjau beberapa titik
rawan banjir.

Kunjungan tersebut dimaksudkan untuk mencari solusi penanganan banjir di Wilayah Timur Kota Tangerang.

Sebagaimana di ketahui wilayah Larangan seperti Gaga dan Cipadu rawan akan bencana banjir. Hal ini disebabkan oleh kondisi saluran air yang kurang baik akibat dari kepadatan tingkat
hunian di wilayah tersebut.
 

Pewarta: Achmad Irfan

Editor : Sambas


COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2019