Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Provinsi Banten, menyalurkan sedikitnya 2.000 paket sembako murah untuk masyarakat sebagai mengantisipasi kelangkaan dan kenaikan harga pangan di daerah tersebut.

"Pemerintah daerah senantiasa hadir di tengah-tengah masyarakat. Terutama dalam situasi kondisi saat ini, kita antisipasi sekaligus merespons kebutuhan masyarakat melalui Gerakan Pangan Murah yang dilaksanakan oleh Disperindag dan juga Dinas Pertanian," kata Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid di Tangerang, Rabu.

Ia mengatakan, pemerintah daerah akan terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program yang langsung menyentuh kebutuhan warga, salah satunya Gerakan Pangan Murah (GPM).

Baca juga: Pemkab Tangerang tutup lima THM tanpa izin

Dimana, dengan pendistribusian paket sembako murah ini dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya. Adapun sembako yang diadakan dengan harga normalnya sekitar Rp85 ribu dapat ditebus masyarakat hanya dengan Rp43 ribu atau lebih dari setengah dari harga pasaran.

"Disperindag menyiapkan sembako yang harga belinya Rp85 ribu, tetapi dijual Rp43 ribu. Jadi ini setengah harga lebih murah dan bisa dimanfaatkan masyarakat," jelasnya.

Selain paket sembako murah, kata Maesyal, melalui Dinas Pertanian menyediakan berbagai kebutuhan pangan lain seperti sayur-mayur hingga produk olahan hasil pertanian dan perikanan dengan harga terjangkau.

Baca juga: Tangerang siagakan faskes untuk tangani temuan Hantavirus

"Ini sebagai upaya pemerintah daerah untuk membantu meringankan beban masyarakat Kabupaten Tangerang. Semua kecamatan nantinya mendapatkan giliran," paparnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa program GPM yang sebelumnya digelar tiga bulan sekali pada tahun 2025, kini ditingkatkan menjadi dua bulan sekali pada tahun 2026.

"Tahun 2025 tiga bulan sekali, sekarang tahun 2026 kita tambah menjadi dua bulan sekali. Insya Allah kalau kemampuan keuangan daerah memungkinkan, tahun 2027 bisa sebulan sekali," kata dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tangerang, Resmiyati Marningsih, mengatakan Gerakan Pangan Murah dilaksanakan secara berkala sebagai bentuk intervensi pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.

Baca juga: Pemkab Tangerang perluas beasiswa pendidikan di perguruan tinggi

Lanjut dia, sebanyak 2.000 paket sembako disediakan dalam kegiatan tersebut. Paket sembako yang dijual murah terdiri atas beras premium dua kilogram, tepung terigu satu kilogram, gula pasir satu kilogram, dan minyak goreng satu liter.

"Harga normal paket sembako sekitar Rp85 ribu, namun masyarakat cukup menebus dengan harga Rp43 ribu," kata dia.

Baca juga: Bupati Tangerang: Tak boleh ada titipan pada program beasiswa

Pewarta: Azmi Syamsul Ma'arif

Editor : Lukman Hakim


COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2026