PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengoperasikan empat unit bus listrik untuk melayani mobilisasi penumpang dari Terminal Terpadu Merak (TTM) menuju dermaga pelabuhan guna meningkatkan pelayanan selama masa mudik Lebaran.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, di Cilegon, Banten,  Selasa, mengatakan penyediaan bus listrik tersebut bertujuan untuk memudahkan distribusi penumpang yang tiba di terminal agar dapat mencapai area keberangkatan kapal dengan lebih cepat dan nyaman.

"Jumlahnya ada empat unit bus listrik, yang bisa digunakan untuk mendistribusikan penumpang dari Terminal Terpadu Merak menuju ke dermaga-dermaga yang telah kita siapkan," katanya.

Baca juga: Berantas praktik calo di pelabuhan, ASDP optimalkan tiket daring

Selain bus listrik, ASDP juga menyiagakan 22 unit armada jemputan di Stasiun Cilegon. Armada ini disiapkan khusus untuk mengangkut masyarakat yang menggunakan moda transportasi kereta api agar mendapatkan akses langsung menuju pelabuhan.

"Masyarakat yang menggunakan kereta api turun di stasiun, kemudian nanti akan kita bawa menuju ke pelabuhan dengan kendaraan yang sudah kita sediakan. Kita menyediakan 22 armada yang beroperasi setiap hari secara pulang-pergi," ujar Heru.

Dalam kesempatan tersebut, Heru juga memberikan kepastian bagi pemudik terkait fleksibilitas tiket. Pihak ASDP memberikan dispensasi waktu berlaku tiket mulai dari delapan jam sebelum hingga 12 jam setelah jadwal keberangkatan yang tertera.

"Jadi masyarakat tidak perlu khawatir kalau nanti misalnya terjadi keterlambatan kedatangan. Termasuk misalnya terlalu cepat datang sampai sini, itu kita juga melakukan dispensasi," katanya.

Kebijakan ini diambil agar masyarakat tidak perlu khawatir jika mengalami keterlambatan atau tiba terlalu awal di pelabuhan. Namun, ia tetap mengimbau agar pemudik melakukan pembelian tiket secara mandiri melalui kanal resmi daring guna menghindari praktik percaloan.

Baca juga: Pergerakan mudik di Pelabuhan Merak-Ciwandan mulai meningkat

 

Pewarta: Desi Purnama Sari

Editor : Bayu Kuncahyo


COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2026